Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- Menjelang puncak ibadah haji, suasana keberangkatan ke Tanah Suci kian terasa di Kota Bandar Lampung. Pada Jumat, 23 Mei 2025, sebanyak 254 Calon Jamaah Haji (CJH) kloter 53 menyerahkan koper besar mereka ke Kantor Kementerian Agama setempat. Kloter ini, yang merupakan gabungan dari Kota Bandar Lampung, Kabupaten Pringsewu, dan Kabupaten Lampung Timur, menjalani tahap persiapan akhir sebelum memasuki Asrama Haji. Momen ini menjadi langkah krusial bagi para jamaah yang penuh harap untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Kloter 53, bagian dari gelombang kedua, terdiri atas 388 jamaah, meliputi
254 orang dari Kota Bandar Lampung, 60 dari Kabupaten Pringsewu, dan 66 dari
Kabupaten Lampung Timur. Mereka didampingi empat petugas kloter serta dua
Petugas Haji Daerah (PHD) untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah.
Setiap jamaah menerima tiga kartu identitas resmi untuk koper besar, koper
kecil, dan diri pribadi. Pemerintah Kota Bandar Lampung turut memberikan
dukungan berupa suvenir haji serta bantuan tali asih Rp750.000 dari Wali Kota
sebagai wujud perhatian dan doa untuk kesuksesan perjalanan spiritual mereka.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung Makmur, menyampaikan nasihat penting kepada para jamaah. Ia menyoroti perlunya menjaga stamina di Tanah Suci karena perbedaan iklim yang signifikan. “Konsumsi air yang cukup dan perhatikan kondisi fisik agar tetap fit selama menjalankan ibadah,” pesannya.
Makmur juga mendoakan agar jamaah dapat melaksanakan rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan dan pulang sebagai haji mabrur. Imbauan ini disampaikan dengan penuh empati, mengingatkan tantangan fisik dan spiritual yang akan dihadapi di Makkah dan Madinah.
Proses penyerahan koper berlangsung rapi dan terorganisir, mencerminkan
kesiapan panitia dalam mendukung keberangkatan. Berdasarkan jadwal, jamaah
kloter 53 akan memasuki Asrama Haji pada Sabtu, 24 Mei 2025, pukul 08.00 WIB,
sebelum berangkat ke Tanah Suci keesokan harinya. Makmur memuji dedikasi
panitia dan semangat jamaah dalam mempersiapkan diri. “Kami berharap semua
tahapan berjalan mulus, sehingga jamaah dapat beribadah dengan tenang dan
selamat,” ujarnya, sembari mendoakan keberkahan bagi seluruh peserta.
Momen ini bukan sekadar tahap logistik, melainkan juga sarat makna emosional bagi jamaah dan masyarakat Bandar Lampung. Dengan penuh doa, warga setempat mengiringi keberangkatan para jamaah agar diberi kesehatan, kemudahan, dan keberkahan. Mari kita dukung dan doakan jamaah haji, khususnya dari Kota Bandar Lampung dan seluruh Indonesia, agar meraih haji mabrur serta kembali dengan selamat, membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat. (Mushollin)
Editor : Fadilah
