Search

Kakankemenag Jalaluddin Sukses Presentasikan Laporan Aksi Perubahan PKA Tahun 2024

kakankemenag-jalaluddin-sukses-presentasikan-laporan-aksi-perubahan-pka-tahun-2024
Fotografer: Humas Kanwil

Tulang Bawang, Kemenag (Humas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang H. Jalaluddin ikuti Presentasi Laporan  Aksi Perubahan di Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan XV Tahun 2024 bertempat di Kampus Pusdiklat Tenaga Administrasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Kamis (06/06/2024).

Jalaluddin mengikuti presentasi pada klasikal 2 dalam rangka keikutsertaan pada Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan XV tahun 2024. Acara ini dihadiri oleh 40 peserta.

Dalam kesempatan ini Jalaluddin menyampaikan presentasi Laporan Hasil masa  Aktualisasi dan Implementasi aksi perubahan dari Rancangan Aksi Perubahan, yang diberi judul "OPSIMORA" atau Optimalisasi Moderasi Beragama Berbasis Platform Digital pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang.

Jalaluddin menjelaskan Program OPSIMORA bertujuan untuk memperluas jangkauan informasi dan edukasi mengenai moderasi beragama melalui platform digital. "Dengan mengoptimalkan media sosial seperti X (sebelumnya Twitter), TikTok, YouTube, Instagram, dan Facebook, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama tentang pentingnya moderasi beragama,” pungkas Jalaluddin.

“Latar belakang diangkatnya OPSIMORA adalah kebutuhan untuk menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama secara lebih luas dan efektif. Dalam era digital ini, media sosial menjadi salah satu sarana yang paling efektif untuk menjangkau masyarakat. Melalui program ini, diharapkan ASN Kementerian Agama di Kabupaten Tulang Bawang dapat terbiasa dan terampil dalam membuat konten-konten edukatif yang dapat disebarkan melalui media sosial resmi Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang,” jelasnya.

Lebih lanjut Jalaluddin mengatakan tujuan program OPSIMORA yakni memperluas jangkauan informasi dengan menggunakan platform digital, informasi mengenai moderasi beragama dapat diakses oleh lebih banyak orang, tidak terbatas oleh waktu dan tempat.

“Meningkatkan kemampuan ASN melalui pelatihan dan praktik langsung, ASN Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang diharapkan mampu membuat dan mengelola konten moderasi beragama yang menarik dan informatif,” ungkapnya.

"Menyebarkan nilai-nilai moderasi konten yang dibuat akan membantu menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama, sehingga masyarakat dapat lebih memahami pentingnya toleransi dan harmoni dalam kehidupan beragama,” tambahnya.

"Sehingga dengan adanya program OPSIMORA, diharapkan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang dapat menjadi pionir dalam penyebaran moderasi beragama berbasis digital, serta dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan masyarakat yang lebih toleran dan harmonis,” tutup Jalaluddin. (dody)


Editor: Adit


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil