Bandar Lampung, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota
Bandar Lampung, H. Erwinto, didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat
(Bimas) Islam, Zainal Hakim, beserta jajaran, menerima audiensi silaturahmi
Ketua dan Pengurus BP4 Kota Bandar Lampung, Senin (2/3/2026), di ruang kerja
Kepala Kantor Kemenag setempat.
Audiensi tersebut dilaksanakan dalam rangka mempererat koordinasi dan sinergi kelembagaan sekaligus memperkenalkan kepengurusan baru BP4 Kota Bandar Lampung masa bakti 2026–2030. Kehadiran jajaran pengurus menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang konstruktif dengan Kementerian Agama sebagai mitra strategis dalam pembinaan keluarga sakinah.
Di sela pertemuan, Ketua BP4 Kota Bandar Lampung, Lemra Horizon,
menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan tindak lanjut atas telah dilantiknya
kepengurusan baru periode 2026–2030. “Kami bermaksud bersilaturahmi sekaligus
memohon arahan dan dukungan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar
Lampung agar program kerja BP4 ke depan dapat berjalan selaras dengan kebijakan
dan regulasi yang berlaku,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagai lembaga yang memiliki mandat memberikan penasihatan,
pembinaan, dan pelestarian perkawinan, BP4 berkomitmen memperkuat peran dalam
mendukung program Bimas Islam, khususnya pada aspek pencegahan perceraian,
mediasi konflik keluarga, serta edukasi pranikah.
Menanggapi hal tersebut, H. Erwinto menyampaikan apresiasi atas inisiatif
silaturahmi yang dilakukan pengurus BP4. Ia menegaskan pentingnya sinergi
antara BP4 dan jajaran Bimas Islam dalam memberikan layanan pembinaan dan
penasihatan perkawinan kepada masyarakat.
“BP4 memiliki peran strategis dalam mendukung tugas Kementerian Agama,
khususnya dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Oleh karena
itu, koordinasi, tertib administrasi, serta kepatuhan terhadap regulasi harus
menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan program,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap kepengurusan baru dapat menyusun program kerja
yang terukur, berbasis kebutuhan masyarakat, serta terintegrasi dengan program
prioritas Kementerian Agama. Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya
manusia konselor dan mediator perkawinan juga dinilai penting guna memberikan
pelayanan yang profesional dan akuntabel.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pembinaan keluarga dan menjaga ketahanan keluarga di Kota Bandar Lampung. (Humas)
Editor : Fadilah
