Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kakankemenag Tanggamus Ikuti Pembinaan Sekjen Kemenag RI, Perkuat Peran Strategis Agama

Senin, 02 Februari 2026 Humas Tanggamus
Kakankemenag Tanggamus Ikuti Pembinaan Sekjen Kemenag RI, Perkuat Peran Strategis Agama
Humas Tanggamus
Humas Tanggamus

Tanggamus Kemenag (Humas) -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, Mahmuddin Aris Rayusman, mengikuti kegiatan Pembinaan ASN oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI yang digelar di Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, dan diikuti oleh jajaran pimpinan serta ASN Kementerian Agama se-Provinsi Lampung.

Dalam pembinaannya, Sekjen Kemenag RI Kamaruddin Amin, menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam meningkatkan kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara. Agama, menurutnya, tidak boleh hanya dipahami sebatas pengurusan persoalan spiritual, akidah, dan moral semata, melainkan harus ditransformasikan agar mampu berkontribusi dalam membangun peradaban dan menjawab isu-isu kebangsaan.

Sekjen juga menekankan pentingnya peran agama dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan bangsa. Pemberdayaan ekonomi umat menjadi salah satu fokus yang perlu dikembangkan melalui inovasi dan program berdampak, termasuk optimalisasi wakaf dan solidaritas sosial. ASN Kementerian Agama diharapkan mampu menghadirkan peran keagamaan yang tidak sekadar normatif, tetapi memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menekan angka kemiskinan dan memperkuat kemandirian ekonomi umat.

Kehadiran Mahmuddin Aris Rayusman dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen Kepala Kantor Kemenag Tanggamus dalam memperkuat peran ASN sebagai agen transformasi keagamaan. Nilai-nilai pembinaan tersebut diharapkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan di Kabupaten Tanggamus, sehingga Kementerian Agama semakin hadir tidak hanya dalam ranah ritual, tetapi juga dalam peningkatan kualitas kehidupan sosial dan kesejahteraan masyarakat. (Frans/Mela Basyar)