Tulang
Bawang, Kemenag (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang
Bawang Ahmad Jalaluddin, memberikan pengarahan penting dalam rapat koordinasi
Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Tulang Bawang yang berlangsung di Ruang
Rapat Pimpinan Kemenag Tulang Bawang, Rabu (23/10/2024)
Rapat
Koordinasi tersebut dilaksankan dalam rangka membahas secara fokus program
kerja BWI di tahun mendatang.
Dalam rapat
tersebut Jalaluddin mengatahkan hari ini kita berkumpul untuk memperkuat
kinerja Badan Wakaf Indonesia (BWI) Tulang Bawang. Dalam kesempatan ini, saya
ingin menyampaikan beberapa hal penting dalam rangka memperkuat soliditas
pengurus dan meningkatkan kualitas pengelolaan wakaf di wilayah kita.
Yang pertama, Jalaluddin menjelaskan bahwa BWI harus mampu memperkuat soliditas pengurus adalah kunci utama dalam menjalankan amanah yang telah diberikan. Dengan membangun sinergi dan kolaborasi yang baik antar pengurus, serta terus menjalin kerja sama dengan Kemenag, Pemda, dan lembaga lainnya, kita akan dapat mencapai tujuan-tujuan besar dalam pengelolaan wakaf. Kerja sama ini akan memperluas dampak dari program-program yang kita jalankan.
Kedua, adanya program kerja yang efektif sangat diperlukan untuk menunjang kinerja organisasi. "Kita perlu fokus pada beberapa program prioritas seperti validasi data tanah wakaf pengamanan aset wakaf, serta pendataan dan pembinaan terhadap nadzir wakaf Keberadaan inventaris yang mendukung kinerja BWI juga sangat penting agar kita dapat melacak dan menjaga keberlanjutan pengelolaan wakaf.” papar Jalal.
"Selanjutnya
yang ketiga, dalam era digital ini, kita perlu meningkatkan kualitas pengelolaan
wakaf dengan memanfaatkan platform digital Transformasi ini akan mempermudah
kita dalam melakukan monitoring, pelaporan, serta memastikan transparansi dan
akuntabilitas. Di sinilah peran KUA, terutama operator wakaf, menjadi sangat
penting dalam melakukan validasi dan pengelolaan data secara digital,” katanya dalam
memberikan pengarahan.
"Lebih lanjut keempat, saya juga ingin mengingatkan pentingnya evaluasi pelaksanaan program secara berkala. Dengan evaluasi yang baik, kita dapat mengidentifikasi area mana yang perlu ditingkatkan dan memperbaiki kekurangan yang ada," ucapnya.
Terakhir
Jalaluddin juga menyoroti pentingnya program kerja yang terencana untuk
mengoptimalkan potensi wakaf di Kabupaten Tulang Bawang. "Program kerja yang
baik akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan meningkatkan kesadaran
akan pentingnya wakaf," ujarnya.
Rakor
tersebut diikuti oleh Kasubbag TU, Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Ketua BWI,
dan segenap pengurus BWI lainnya. (dody)
Editor: Aditya Catur