Tulang Bawang, Kemenag (Humas) – Kepala Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang H. A. Jalaluddin, S. Ag., M.Kom.I menghadiri
sekaligus Melakukan Peletakan Batu Pertama Tugu Kerukunan di lapangan Kampung Penawar
Rejo, Kecamatan Banjar Margo, Kamis (04/07/2024).
Tugu Kerukunan yang terletak di Kampung Penawar
Rejo Kecamatan Banjar Margo tersebut merupakan inisiasi dari Tim Pengawasan
Aliran Keagamaan Dan Kepercayaan Masyarakat (Tim PAKEM) Kabupaten Tulang Bawang.
Turut hadir PJ. Bupati Tulang Bawang yang diwakili
PJ. Sekretaris Daerah, Asisten Bidang Pemerintahan
& Kesra, Ka. Badan Kesbangpol, Ka. DPMPKK, Ka. Dinas Pariwisata, Ka.
Disdik, Plt Ka. Disdukcapil, Kabag Hukum, Camat Banjar Agung, Camat Banjar
Margo.
Terbangunnya Tugu Kerukunan tersebut semakin
memperkokoh predikat Kampung Penawar Rejo sebagai kampung kerukunan.
Diketahui terbangunnya tugu tersebut
dilatarbelakangi oleh kemajemukan masyarakat Tulang Bawang dengan suku dan
agama yang beragam. Maka dari itu Tugu Kerukunan dapat menjadi simbol sekaligus
pengingat kepada masyarakat Tulang Bawang tentang betapa pentingnya membangun
sebuah kerukunan supaya tidak menimbulkan konflik di tengah-tengah keberagaman.
"Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, karena
atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat berkumpul di sini dalam rangka
peletakan batu pertama pembangunan Tugu Kerukunan di Kampung Penawar Rejo," ucap Jalaluddin mengawali sambutannya.
"Tugu Kerukunan ini adalah simbol nyata dari
komitmen kita bersama untuk menjaga dan memelihara keharmonisan di tengah masayarakat
yang majemuk. Saya sangat mengapresiasi inisiatif Bapak Kajari Tulang Bawang
yang telah menggagas pembangunan tugu ini. Inisiatif beliau menunjukkan betapa
pentingnya kerukunan dan toleransi dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujarnya.
"Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kita
dihadapkan pada berbagai perbedaan, baik suku, agama, maupun budaya. Namun,
perbedaan tersebut seharusnya tidak menjadi penghalang, melainkan menjadi
kekuatan yang memperkaya bangsa kita. Oleh karena itu, mari kita jadikan Tugu
Kerukunan ini sebagai pengingat akan pentingnya hidup rukun dan damai,” jelasnya.
“Saya berharap, dengan adanya Tugu Kerukunan ini, semangat persatuan dan kesatuan bangsa semakin mengakar di hati kita semua. Mari kita jadikan Tulang Bawang sebagai contoh daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai kerukunan dan toleransi," harapnya.
"Terima kasih kepada semua pihak yang telah
berkontribusi dalam pembangunan tugu ini, terutama kepada Pejabat Bupati Tulang
Bawang yang diwakili oleh Pj Sekda Tulang Bawang telah berkenan melakukan peletakan
batu pertama. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi usaha kita dalam membangun
kerukunan dan kedamaian di daerah kita tercinta ini,” pungkas Jalaluddin
Sementara itu hal serupa disampaikan oleh PJ Bupati
Tulang Bawang yang diwakili oleh Pj Sekda Tulang Bawang Ferli Yuledi beliau
mengatakan pemerintah sangat mendukung dan menyambut baik pembangunan tugu kerukunan yang diinisiasi oleh Tim PAKEM Kabupaten Tulang Bawang.
Dengan adanya tugu ini yang terletak
dilapangan Kampung Penawar Rejo semoga semakin memperkokoh predikat kampung ini
sebagai Kampung Kerukunan.
"Kerukunan bukan hanya diingat, namun juga harus dijaga. Untuk itu, kesadaran tentang betapa pentingnya
toleransi, tenggang rasa, tolong menolong, serta meningkatnya rasa simpati dan
empati harus senantiasa kita pupuk,“ ucap Ferli.
"Kerukunan juga dapat menjadi pemicu terwujudnya brand UDANG MANIS
(Unggul, Damai, Aman, Nyaman, Guyub, Mandiri, Agamis, Natural, Inovatif,
Sejahtera) milik Tulang Bawang. Dalam sebuah kerukunan pasti akan ada
kedamaian, keamanan, serta keguyuban yang kesemuanya terangkum dengan baik
dalam brand tersebut," sambungnya.
Terakhir beliau mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama berdoa dan berupaya agar kerukunan di Kabupaten Udang Manis selalu terjaga. (dody)
Editor: Aditya Catur
