Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kakankemenag Tulang Bawang Paparkan Poin Asta Cita, Ajak ASN Tegaskan Disiplin dan Loyalitas

Selasa, 17 Juni 2025 Humas Tulang Bawang
Kakankemenag Tulang Bawang Paparkan Poin Asta Cita, Ajak ASN Tegaskan Disiplin dan Loyalitas
Humas Tulang Bawang
Humas Tulang Bawang

Tulang Bawang, Kemenag (Humas) – Dalam semangat penguatan nilai kedisiplinan, integritas, dan pengabdian Aparatur Sipil Negara (ASN), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang menggelar Apel Bulanan yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat di Halaman Kantor Kemenag Tulang Bawang, Selasa (17/06/2025).

Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang, H. Ahmad Jalaluddin, bertindak selaku pemimpin upacara diemban oleh Kepala KUA Kecamatan Banjar Agung Zainul Ahmadi.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pegawai di lingkungan Kemenag Tulang Bawang, mulai dari Plh Kasubbag TU, Para Kasi, Penyelenggara, Kepala Madarsah, Para Kepala KUA Se-Kabupaten Tulang Bawang, Penyuluh Agama Islam (ASN dan PPPK), serta seluruh ASN dan non-ASN yang berada di bawah naungan Kemenag Tulang Bawang.

Dalam amanatnya Kakankemenag Jalaluddin menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pejabat struktural dan fungsional, mulai dari kepala madrasah, kepala KUA, penghulu, penyuluh agama, hingga seluruh ASN. Ia menyebut apel sebagai simbol kedisiplinan dan tanggung jawab. “Kehadiran kita hari ini bukan hanya karena kewajiban, tetapi cerminan komitmen kita sebagai pelayan masyarakat yang profesional dan berintegritas,” ujarnya.


Jalaluddin menyoroti pentingnya disiplin dan loyalitas sebagai fondasi ASN yang berakhlak. “Disiplin itu dimulai dari diri sendiri. Jangan jadikan jarak atau transportasi sebagai alasan. ASN itu harus siap menghadapi tantangan apa pun,” tegasnya.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan secara lugas dan mendalam mengenai Asta Cita Kementerian Agama, yakni delapan cita-cita atau program prioritas yang menjadi arah kebijakan strategis Kementerian Agama Republik Indonesia. Delapan program prioritas tersebut meliputi: Meningkatkan Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan, Penguatan Ekoteologi, Layanan Keagamaan yang Berdampak, Mewujudkan Pendidikan Madrasah yang Unggul, Ramah, dan Terintegrasi, Pemberdayaan Pesantren, Pemberdayaan Ekonomi Umat, Sukses Haji dan Digitalisasi Tata Kelola

Jalaluddin menambahkan dan mengajak seluruh para guru madrasah untuk berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penggunaan soal berbasis HOTS, pendekatan digital, serta pembelajaran inklusif menjadi sorotan utama.

“Anak-anak madrasah adalah calon pemimpin bangsa. Siapkan mereka dengan ilmu, akhlak, dan daya saing global,” tuturnya.


“Asta Cita sebagai program prioritas Kementerian Agama bukan sekadar slogan, melainkan harus dihayati dan diwujudkan menjadi bagian dari cara berpikir, cara bekerja, dan cara melayani setiap ASN Kemenag dalam menjalankan tugasnya,” tegas Jalaluddin dalam amanatnya.

Beliau juga berpesan kepada seluruh ASN Kementerian Agama baik yang bertugas di kantor, madrasah, maupun KUA—wajib menginternalisasi nilai-nilai Asta Cita secara menyeluruh dalam setiap fungsi dan tanggung jawab yang diemban, guna mewujudkan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berdampak bagi masyarakat.


Editor: Aditya Catur