Tulang Bawang, Kemenag (Humas) -- Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan
proses pemberangkatan jemaah haji, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Tulang Bawang Ahmad Jalaluddin, melakukan peninjauan langsung ke lokasi
pemeriksaan koper jemaah haji (X-Tray) Dalam kegiatan tersebut, beliau
didampingi oleh Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Zainal Arifin serta
sejumlah staf Haji.
Koper milik Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Tulang
Bawang sebanyak 11 koper dinyatakan bersih dan sesuai ketentuan usai
melewati pemeriksaan X-Ray.
Kegiatan peninjauan ini dilaksanakan di lokasi yang
telah ditentukan sebagai tempat pemeriksaan koper jemaah dengan menggunakan
mesin X-Ray, sebagai bagian dari prosedur standar operasional keamanan dalam
pemberangkatan haji. Pemeriksaan koper merupakan tahapan krusial untuk
memastikan bahwa barang bawaan jemaah sesuai dengan ketentuan yang telah
ditetapkan oleh Kementerian Agama dan pihak keamanan Bandara.
Kakankemenag
Jalaluddin menyampaikan pentingnya ketelitian dalam pemeriksaan ini demi
menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan jemaah selama berada di tanah
suci.
Pemeriksaan koper ini adalah salah satu bentuk
upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji. "Kita
ingin memastikan bahwa semua barang yang dibawa oleh jemaah sesuai dengan
ketentuan, sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari, terutama saat
pemeriksaan di bandara baik di Indonesia maupun di Arab Saudi,” tegas Jalaluddin.
“Kami sudah menyampaikan kepada seluruh jemaah baik
secara langsung maupun melalui pembimbing ibadah haji, agar mereka memahami
aturan terkait barang bawaan. Sosialisasi ini penting agar proses pemeriksaan
berjalan lancar dan tidak ada keterlambatan dalam proses pemberangkatan,” sambungnya.
"Semua koper dinyatakan lolos tanpa temuan
barang-barang yang dilarang. Ini menunjukkan kepatuhan tinggi dari calon Jemaah
Haji Kabupaten Tulang Bawang terhadap aturan," kata Kakankemenag .
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Zainal
menambahkan adanya pemeriksan X-Tray memastikan bahwa seluruh koper jemaah
telah memenuhi standar berat dan keamanan yang ditetapkan oleh pihak maskapai
dan Kementerian Agama.
“Proses ini penting untuk memastikan tidak ada
barang-barang yang dilarang dan berat koper tidak melebihi ketentuan," ucap Zainal.
Proses pemeriksaan koper dengan X-Ray ini dijadwalkan selesai sesuai timeline yang telah disusun oleh Panitia. Setelah melalui pemeriksaan ini, koper jemaah di susun dan di angkut ke mobil yang nantinya mobil tersebut akan dipakai jamaah untuk menuju ke bandara Raden Intan Lampung.