Tulang
Bawang, Kemenag (Humas) – Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang menggelar kegiatan pembinaan bagi
Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024. Acara berlangsung dengan
khidmat dan penuh semangat di Aula Gedung Pelayanan Haji dan Umrah Terpadu
(PLHUT) Kemenag Tulang Bawang.
Kegiatan
ini merupakan salah satu bentuk orientasi dan penanaman nilai-nilai dasar ASN
kepada para CPNS yang baru bergabung dengan instansi Kementerian Agama.
Sebanyak 26 CPNS dari berbagai satuan kerja, termasuk Kantor Kemenag Tulang
Bawang, Madrasah Negeri, dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan se-Kabupaten
Tulang Bawang.
Kegiatan
pembinaan dihadiri Plh Kasubbag TU Eviyana, Pelaksana Kepegawaian Iin Yulianti.
Dalam
arahannya, Kakankemenag Jalaluddin menyampaikan ucapan selamat datang dan
apresiasi atas keberhasilan para CPNS melewati proses seleksi yang ketat dan
kompetitif. Ia juga menekankan bahwa keberadaan mereka menjadi harapan baru
dalam memperkuat kualitas layanan publik yang diemban oleh Kementerian Agama,
khususnya di Kabupaten Tulang Bawang.
“Selamat
datang di keluarga besar Kementerian Agama. Menjadi ASN, khususnya di
lingkungan Kemenag, bukan hanya tentang bekerja, tetapi juga tentang mengabdi,”
kata Jalaluddin.
Lebih
lanjut, dalam arahannya, Kepala Kantor menekankan tiga poin penting yang harus
menjadi pedoman dan bekal utama para CPNS dalam menjalani tugasnya.
Pertama, seorang ASN harus menjaga integritas tinggi.
Ini bukan hanya menyangkut kejujuran dan moralitas, tetapi juga sikap disiplin,
tanggung jawab, komitmen serta konsistensi dalam menjalankan tugas, yang
terbaik untuk masyarakat.
Kedua, meningkatkan kompetensi. Dalam era yang penuh
tantangan dan perubahan, kompetensi menjadi hal yang tidak bisa ditawar. CPNS
dituntut untuk terus belajar, mengembangkan kapasitas diri, memahami regulasi
dan kebijakan, serta menguasai teknologi informasi sebagai alat pendukung
kerja. Jalaluddin menegaskan bahwa:
“Menjadi ASN harus adaptif dan siap dengan segala
perubahan zaman,” ujarnya dengan tegas.
Ketiga, membangun komunikasi yang efektif dan
kolaboratif. Dalam organisasi yang kompleks seperti Kementerian Agama,
kolaborasi antar unit kerja serta komunikasi yang efektif menjadi kunci
keberhasilan dalam memberikan layanan yang prima kepada masyarakat. Apalagi Kemenag Tulang Bawang memiliki tagline “SIKEP
(Semangat, Ikhlas, Kredibel, Elegan, dan Prima)
Jalaluddin
juga menegaskan untuk menghindari bekerja sendiri. "Bangun kerja sama tim yang solid dan
komunikatif,” pesan beliau.
Ia menambahkan bahwa budaya kerja yang positif dimulai dari komunikasi yang terbuka dan kolaborasi yang efektif antar pegawai. Dengan membentuk tim yang solid, setiap tantangan dapat dihadapi dengan solusi yang cepat dan tepat.
