Lampung (Humas) --- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Zulkarnain melantik dan mengambil sumpah Jabatan Fungsional Tertentu di lingkungan kerjanya, Kamis (21/5), di Aula Saibatin kantor setempat.
Pelantikan tersebut dihadiri para Kepala Bidang, Pembimas, Jabatan Fungsional, da ASN Kanwil Kemenag Provinsi Lampung
Dalam pelantikan itu, Zulkarnain mengambil sumpah jabatan tiga Penyuluh Hukum Ahli Pertama, tiga Pranata Humas Ahli Pertama, dua Pranata Komputer Ahli Pertama, dan lima Statistisi Ahli Pertama.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan disaksikan Kepala Bagian Tata Usaha Yan Maradonna sebagai saksi I dan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Herry Setiawan sebagai saksi II.
Dalam sambutannya, Zulkarnain menegaskan bahwa jabatan fungsional merupakan amanah sekaligus peluang besar bagi ASN untuk meningkatkan kompetensi dan kinerja pelayanan publik.
"Jabatan fungsional memiliki tujuan kinerja yang lebih besar dibanding jabatan pelaksana. Karena itu saya minta saudara semua terus berinovasi, profesional, dan responsif dalam menjalankan tugas," ujar Zulkarnain.
Ia mengatakan, pelantikan tersebut menjadi sejarah penting bagi para ASN yang resmi beralih dari jabatan pelaksana menjadi jabatan fungsional.
"Ini sejarah dalam hidup saudara-saudara. Saya percaya saudara mampu menjalankan amanah yang diberikan Menteri Agama," katanya.
Kepada para Penyuluh Hukum, Zulkarnain meminta agar mampu bekerja cepat dan aktif merespons berbagai persoalan hukum tanpa harus menunggu perintah pimpinan. Menurutnya, penyuluh hukum harus mampu memberikan analisis secara adil dan profesional berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.
"Hukum itu hitam dan putih. Semua di hadapan hukum sama. Jadilah garda terdepan dalam memberikan edukasi, kesadaran, dan kepastian hukum," tegasnya.
Sementara kepada Pranata Humas, Zulkarnain menekankan pentingnya kreativitas, kerja tim, dan kecepatan dalam merespons isu maupun informasi yang berkembang di media massa dan media sosial.
Ia mengingatkan agar seluruh informasi yang dipublikasikan benar-benar diperiksa secara teliti guna menghindari kesalahan yang dapat memengaruhi citra institusi.
"Pranata Humas adalah wajah atau etalase dan penyambung lidah Kementerian Agama. Informasi harus kreatif, cepat, dan tepat," ujarnya.
Selain itu, ia meminta jajaran humas aktif melakukan pemantauan media dan segera melakukan respons terhadap informasi negatif maupun hoaks agar tidak berkembang menjadi opini yang merugikan lembaga.
Kepada Pranata Komputer, Zulkarnain menegaskan pentingnya transformasi digital dalam mendukung pelayanan publik. Ia meminta ASN yang memiliki kemampuan teknologi agar dapat berbagi pengetahuan dengan rekan kerja lainnya.
"Jangan sampai pelayanan terhambat hanya karena aplikasi dikuasai satu orang. ASN harus mampu memberikan pelayanan cepat dan prima kepada masyarakat," katanya.
Sementara kepada para Statistisi, ia meminta agar data yang disajikan benar-benar akurat, terverifikasi, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar pengambilan kebijakan pimpinan.
"Data harus valid, akuntabel, dan memiliki eviden yang jelas agar bisa menjadi dasar dalam menentukan kebijakan," ujarnya.
Menutup sambutannya, Zulkarnain mengajak seluruh pejabat fungsional yang baru dilantik untuk terus meningkatkan kompetensi sesuai bidang masing-masing serta menjaga semangat pengabdian.
"Terus bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas," pungkasnya. (Humas)

