Lampung, Kanwil Kemenag (Humas) —
“Pelayanan publik yang baik lahir dari ASN yang kompeten, santun, dan humanis,”
tegas Kepala Kanwil Kemenag Lampung Zulkarnain, dalam Pembinaan ASN di Aula
Kantor Kemenag Kota Bandar Lampung, Rabu (3/12/2025).
Ia mengingatkan ASN agar loyal
pada regulasi, tidak anti kritik, dan senantiasa bekerja berdasarkan prinsip
integritas. “ASN adalah pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani. Bekerjalah
dengan niat ibadah, jaga martabat, dan berikan pelayanan terbaik,” ungkapnya.
Ia menyampaikan bahwa
profesionalisme, integritas, dan sikap humanis adalah landasan kerja ASN
Kementerian Agama. Zulkarnain menekankan bahwa loyalitas ASN harus diarahkan
kepada aturan dan struktur kelembagaan, bukan kepada individu. Kritik kepada
pimpinan, katanya, boleh disampaikan selama menggunakan mekanisme resmi dan
bahasa yang santun. “Pimpinan pun tidak boleh alergi kritik karena tugas utama
pejabat adalah melakukan pembinaan, bukan menekan bawahan,” ujarnya.
Dalam penjelasannya, ia
mengingatkan ketentuan Undang-Undang ASN Nomor 20 Tahun 2023 yang menegaskan
bahwa PNS dan PPPK adalah pegawai instansi pemerintah yang dibiayai APBN/APBD.
Karena itu, guru dan tenaga pendidik di sekolah swasta tidak dapat diangkat
menjadi PPPK kecuali jika regulasi diubah. Ia juga mendorong ASN untuk terus
meningkatkan kompetensi, baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan
teknis, diklat, dan seminar sebagai prasyarat layanan publik yang berkualitas.
Kakanwil turut menekankan
pentingnya kerukunan dan cinta kemanusiaan sebagai prioritas dalam Asta Protas
Menteri Agama. Ia menilai kerukunan bukan hanya menyangkut relasi antar pemeluk
agama, tetapi juga sikap menghormati manusia tanpa memandang perbedaan. Selain
itu, ia menyoroti pentingnya kesadaran ekologi sebagai tanggung jawab moral ASN
untuk menjaga alam dan mencegah kerusakan lingkungan.
Kakanwil Zulkarnain mengingatkan
bahwa ASN harus hadir untuk mempermudah urusan masyarakat. “Jika tidak mampu
membantu banyak orang, bantulah sebagian. Jika belum mampu membantu, jangan
menyulitkan. ASN hadir untuk memberi manfaat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut,
Kakanwil juga melaunching Duta Kerukunan ASN Kantor Kemenag Kota Bandar
Lampung, selaras dengan Asta Protas Kementerian Agama yang menempatkan
kerukunan dan cinta kemanusiaan sebagai prioritas utama. Penetapan ini,
katanya, menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran ASN sebagai teladan
moderasi beragama dan penggerak harmoni sosial di lingkungan kerja maupun
masyarakat. Dalam pengukuhan itu, Kakanwil menegaskan lima tugas utama Duta
Kerukunan, mulai dari menjadi role model moderasi hingga menyusun inovasi
penguatan iklim kerja inklusif.
Sebelumnya, Kepala Kantor Kemenag
Kota Bandar Lampung, Makmur, menyampaikan laporan singkat mengenai kondisi
kelembagaan dan layanan. Ia menjelaskan bahwa setelah musibah kebakaran gedung
kantor pada 18 Agustus 2024, seluruh pelayanan dialihkan sementara ke aula dan
PLHUT. Kini, gedung baru yang diresmikan Kakanwil kembali akan difungsikan dan
diharapkan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Makmur juga melaporkan bahwa
Kemenag Kota Bandar Lampung diperkuat 1.262 ASN yang tersebar di KUA, madrasah,
pondok pesantren, dan sekolah umum. Ia menyampaikan bahwa berbagai program
prioritas seperti ekoteologi, penguatan pendidikan madrasah, dialog lintas
agama, hingga penguatan moderasi beragama telah dijalankan, serta memohon
dukungan Kakanwil untuk meluncurkan “ASN Kemenag sebagai Duta Kerukunan”. (Mela basyar)
