Search

Kankemenag Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah Terdampak Banjir

kankemenag-salurkan-bantuan-untuk-rumah-ibadah-terdampak-banjir
Fotografer: Humas Kanwil

‎Lampung Barat, Kemenag (Humas) -- Bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat, pada September 2025, telah menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi masyarakat setempat. Banjir yang terjadi secara tiba-tiba akibat meluapnya sungai ini disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi, sehingga mengakibatkan kerusakan parah di beberapa wilayah, terutama di Pekon Banding Agung, tepatnya di Pemangku Gunung Sari.

‎Sebanyak 119 kepala keluarga (KK) terdampak oleh bencana ini, dengan 88 keluarga mengalami dampak langsung. Kerusakan yang ditimbulkan tidak hanya merusak rumah-rumah warga, tetapi juga merendam lahan pertanian yang menjadi sumber mata pencaharian utama bagi banyak penduduk di daerah tersebut. Selain itu, fasilitas umum seperti masjid dan musala juga mengalami kerusakan yang cukup parah.

‎"Kedatangan kami kali ini dalam upaya membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak. Kita bersyukur bahwa pemerintah daerah juga telah cepat melakukan langkah-langkah penanganan darurat. Normalisasi sungai menjadi prioritas utama untuk mencegah terjadinya banjir susulan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir di masa mendatang," ungkap Plt. Kepala Kankemenag di Lokasi.

‎Meskipun tidak ada korban jiwa, lanjutnya, dalam peristiwa ini kerugian material yang dialami masyarakat sangat memprihatinkan. Banyak rumah yang mengalami kerusakan berat akibat hantaman air bah beserta lumpur dan beberapa bebatuan. 

‎"Saat dilokasi, berbagai bantuan kemanusiaan telah mengalir dari berbagai pihak, baik dari pemerintah, organisasi masyarakat, maupun donasi dari masyarakat umum. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memulai kembali kehidupan mereka pasca bencana," ungkapnya.

‎Kankemenag Lambar juga turut memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak. Bantuan yang diberikan berupa dua amplifier (ampli),  95 Al-Qur'an, buku iqro', serta dana sebesar dua belas juta rupiah untuk membantu memenuhi kebutuhan masjid dan musala yang terdampak secara langsung. 

"Alhamdulillah keluarga besar Kankemenag Lambar sangat berkenan menyisihkan sebagian rejekinya untuk membantu saudara-saudara kita disini. Nilainya memang tidak seberapa, akan tetapi diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses pemulihan di wilayah yang terdampak, terutama rumah ibadah," imbuhnya.

‎M. Surur juga terus berkordinasi dengan pemerintah daerah dan  berbagai pihak untuk saling berbagi informasi terkait perkembangan pemilihan paska bencana banjir. Selain itu, upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mitigasi bencana juga terus dilakukan, agar kejadian serupa dapat diantisipasi di masa depan.

‎"Bencana ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan melakukan langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi risiko bencana alam. Semoga masyarakat dapat segera pulih dan bangkit kembali seperti sedia kala," tutupnya.

Saat menyalurkan bantuan, Plt. Kepala Kankemenag Lambar didampingi oleh Penyelenggara Zakat Wakaf Hj. Linda Susilawati, S.Ag, M.Ag, Penyelenggara Hindu Wayan Hadiwiryana, S.Ag, Kepala KUA Kec. Suoh H. Martin Wizep, S.Ag, Ketua APRI Lampung Barat Irwansyah, S.Ag, dan Ketua Ipari Lampung Barat Yayan Nuryana, S.Ag yang diterima dengan baik oleh Peratin Banding Agung dan beberapa tokoh masyarakat setempat. (Boy/Surur/Mela Basyar)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil