Pesisir Barat (
Humas ) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat mencatatkan prestasi
gemilang dengan meraih sembilan penghargaan dari Kantor Pelayanan
Perbendaharaan Negara (KPPN) Liwa. Penghargaan tersebut diserahkan langsung
oleh Saraswati P. Sari dan Syahira ( pelaksana PDMS) di ruang kerja Kepala Kantor Kemenag Pesisir
Barat pada Senin (30/12/2024).
Penghargaan ini
merupakan bentuk apresiasi atas kinerja luar biasa dari Kemenag Pesisir Barat
dalam pengelolaan administrasi keuangan dan operasional. Sembilan penghargaan
tersebut diraih oleh beberapa satuan kerja (satker) di lingkungan Kemenag
Pesisir Barat, yaitu:
- 1 penghargaan diraih oleh satker
dengan kode 418886.
- 1 penghargaan diraih oleh satker
dengan kode 418408.
- 6 penghargaan diraih oleh satker
dengan kode 418180.
- 1 penghargaan diraih oleh satker
dengan kode 401837.
Dalam acara penyerahan
penghargaan tersebut, Kasi Pendidikan Islam Kemenag Pesisir Barat, Ahmad
Khotob, S.Ag., M.M., menyampaikan apresiasinya atas pencapaian ini.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim di Kemenag Pesisir Barat.
Pengakuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas
layanan dan pengelolaan administrasi yang lebih baik di masa mendatang,”
ujarnya.
Ahmad Khotob juga
menegaskan pentingnya menjaga konsistensi dalam memenuhi standar pelayanan dan
tata kelola yang telah ditetapkan. “Semoga keberhasilan ini dapat menjadi
inspirasi bagi semua pihak untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik
bagi masyarakat Pesisir Barat,” tambahnya.
Penghargaan ini
menandai komitmen Kemenag Pesisir Barat dalam mendukung transparansi dan
akuntabilitas pengelolaan keuangan negara, sesuai dengan prinsip good
governance yang diharapkan oleh pemerintah pusat. Kepala Kantor Kemenag Pesisir
Barat juga menyampaikan terima kasih kepada KPPN Liwa atas apresiasi dan
bimbingan yang telah diberikan selama ini.
Dengan
keberhasilan ini, Kemenag Pesisir Barat berharap dapat terus menjaga prestasi
serupa di masa yang akan datang dan memberikan kontribusi nyata dalam
pembangunan nasional melalui pelayanan yang prima.
