Search

Kanwil Kemenag Dukung Duta Budaya Madrasah Tembus Tingkat Nasional

kanwil-kemenag-dukung-duta-budaya-madrasah-tembus-tingkat-nasional
Fotografer: Humas Kanwil

Lampung (Humas) — Yayasan Arunika Cipta Abadi, lembaga yang menaungi Organisasi Duta Kebudayaan Indonesia, melakukan audiensi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung pada Senin (16/6/2025). Audiensi berlangsung di Aula Pepadun dan diterima langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Lampung, Marwansyah, mewakili Kepala Kanwil.

Audiensi ini merupakan bagian dari upaya Yayasan Arunika mempererat sinergi antara pelestarian budaya berbasis kearifan lokal dan nilai-nilai keagamaan. Ketua Umum Yayasan Arunika, Hasabi Raedi Hadyan, menyampaikan bahwa pihaknya tengah mengembangkan pendekatan kebudayaan yang dikolaborasikan dengan spiritualitas dalam pembinaan generasi muda.

“Tujuan dan maksud kedatangan kami ke sini adalah untuk menjalin silaturahmi antara Keluarga Besar Yayasan Arunika Cipta Abadi serta Organisasi Duta Kebudayaan Indonesia dengan Kanwil Kemenag Lampung, menyampaikan program pelestarian budaya berbasis kearifan lokal dan spiritualitas, serta menggali potensi kolaborasi strategis dalam pembinaan generasi muda melalui pendekatan budaya dan agama,” ujar Hasabi.

Ia menjelaskan bahwa Yayasan Arunika baru saja menyelenggarakan pemilihan Duta Pemuda dan Pemudi Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025 pada 14 Juni lalu di MAN 1 Bandar Lampung. Dari ajang tersebut, terpilih enam peserta terbaik, empat di antaranya adalah siswa MAN 1 Bandar Lampung yang akan mewakili Lampung di tingkat nasional.

“Keempat siswa tersebut merupakan juara pertama dan kedua, dan akan mengikuti ajang Duta Pemuda Pemudi Indonesia Tingkat Nasional pada 1 hingga 6 Juli 2025 di Jakarta. Mereka akan memulai masa karantina pada 17 Juni,” katanya. “Kami mohon doa restu dari jajaran Kemenag agar mereka dapat meraih hasil terbaik dan membawa nama baik madrasah serta Lampung di tingkat nasional.”

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Lampung, Marwansyah, memberikan apresiasi dan menyatakan dukungan penuh atas keterlibatan generasi muda madrasah dalam kegiatan positif yang mengangkat nilai budaya dan agama.

“Kami merasa bangga dan menyambut dengan antusias keikutsertaan para siswa dari MAN 1 Bandar Lampung dalam ajang Duta Pemuda Pemudi Indonesia Tingkat Nasional Tahun 2025. Ini merupakan kesempatan emas bagi generasi muda madrasah untuk menunjukkan potensi, prestasi, dan karakter bangsa yang menjunjung tinggi nilai budaya dan agama di kancah nasional,” ujarnya.

Marwansyah menegaskan pentingnya pendekatan yang harmonis antara budaya dan agama dalam proses pendidikan karakter. Menurutnya, keduanya bukan entitas yang terpisah, melainkan saling menguatkan dalam membentuk jati diri bangsa.

“Budaya dan agama harus berjalan beriringan. Jika digabungkan secara tepat, akan melahirkan karakter generasi muda yang unggul, berakar pada nilai-nilai luhur lokal, dan memiliki kekuatan spiritual yang kokoh,” tutur Marwansyah.

 “Dengan keterlibatan siswa dan siswi madrasah dalam kegiatan positif semacam ini, bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur,” ungkapnya.

“Kami memberikan doa dan dukungan penuh agar para peserta dapat tampil maksimal dan mengharumkan nama Provinsi Lampung serta madrasah. Semoga mereka menjadi teladan bagi pelajar lain dalam mengintegrasikan semangat kebudayaan dengan nilai-nilai keagamaan,” imbuhnya.

Sebagai penutup, Marwansyah menyampaikan pesan kepada generasi muda di madrasah agar senantiasa memanfaatkan peluang untuk tumbuh dan berkontribusi secara positif.

“Gunakan setiap kesempatan untuk belajar, berkarya, dan berkontribusi bagi bangsa. Jadilah duta nilai-nilai luhur, baik di lingkungan sekolah, masyarakat, maupun di level nasional. Dan bagi para pendidik serta orang tua, mari kita dampingi generasi ini dengan kasih sayang, nilai-nilai spiritual, dan semangat kebangsaan agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang utuh dan bermanfaat,” pesannya.(Anggithya/Rizki/Baihaqi)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil