Lampung (Humas) --- Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung kembali melaksanakan kegiatan sosial berupa aksi donor darah di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Selasa (31/12/2024). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-79 yang akan berlangsung pada tahun 2025.
Aksi donor darah tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo. Ia didampingi sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Ahmad Rifa’i, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Erwinto, Kepala Kantor Kemenag Kota Bandar Lampung Makmur, dan Kepala Subbagian Tata Usaha Kasimun. Dalam aksi solidaritas ini, mereka turut menjadi pendonor darah.
Dalam sambutannya, Puji Raharjo menekankan pentingnya semangat berbagi untuk membantu sesama. Ia menyebut donor darah sebagai bentuk nyata kepedulian dan kontribusi sosial yang memiliki dampak besar bagi masyarakat.
“Ini adalah bagian dari kepedulian kita, keluarga besar Kementerian Agama, terhadap sesama. Setetes darah kita sangat berarti untuk orang lain dan bisa menyelamatkan banyak nyawa. Kegiatan ini juga mencerminkan nilai kebersamaan yang menjadi inti dari keberagaman kita,” ungkap Puji.
Lebih lanjut, Puji mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai rutinitas yang bermanfaat. “Untuk Saudara-saudaraku yang belum berani mendonorkan darahnya, ayo ke UPTD terdekat. Sumbangkan darahmu, dan kamu akan menambah sehat sekaligus mendapat berkah,” ajaknya.
Aksi donor darah ini bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit Abdoel Moeloek (RSAM) Provinsi Lampung. Kepala Unit Transfusi Darah RSAM, dr. Syuhada, Sp.PK., M.Kes., mengapresiasi inisiatif Kanwil Kemenag Lampung. Ia menekankan pentingnya kegiatan semacam ini mengingat kebutuhan darah di RSAM yang mencapai 3.000 hingga 4.000 kantong per bulan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi tradisi tahunan di lingkungan Kanwil Kemenag Lampung. Donor darah adalah amal jariyah yang sangat bermanfaat, tidak hanya bagi penerima, tetapi juga pendonor,” kata dr. Syuhada.
Kegiatan yang berlangsung sepanjang hari itu berhasil mengumpulkan sejumlah kantong darah yang nantinya akan didistribusikan kepada pasien yang membutuhkan. Selain mendukung kesehatan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi simbol kuatnya solidaritas dan rasa kemanusiaan yang menjadi fondasi nilai-nilai keagamaan.
Dengan semangat Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-79, aksi donor darah ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut berkontribusi dalam upaya kemanusiaan. "Setiap donasi yang kita berikan adalah harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang," tutup Puji Raharjo.(Anggithya/Abdul Aziz)
