Lampung, Kanwil Kemenag (Humas) --- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung melalui Dharma Wanita Persatuan (DWP) turut menandatangani fakta integritas dalam kegiatan Kampanye Pergaulan Sehat Remaja di MAN 1 Bandar Lampung, Kamis (2/4/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Tim Kesiswaan Rika Irasanti mewakili Ketua DWP Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Siti Aisyah Zulkarnain.
Keterlibatan Kanwil Kemenag Lampung tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komitmen pembinaan karakter dan perlindungan remaja, khususnya di lingkungan pendidikan madrasah.
Rika Irasanti mengatakan, dukungan terhadap kegiatan ini sejalan dengan peran Kementerian Agama dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter.
“Kami mendukung kampanye pergaulan sehat sebagai bagian dari pembinaan peserta didik agar memiliki akhlak dan sikap yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rika.
Ia menambahkan, penguatan nilai keagamaan di madrasah menjadi salah satu langkah preventif dalam menghadapi berbagai tantangan pergaulan remaja.
dalam kesempatan tersebut turut hadir Ketua Tim Kelembagaan Bidang Pendidikan Madrasah Laksmi Kholifahh menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembinaan generasi muda.
“Pembinaan remaja tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat agar tercipta lingkungan yang aman dan sehat bagi anak,” kata Laksmi.
Menurut dia, penandatanganan fakta integritas merupakan bentuk keseriusan bersama dalam mendukung perlindungan anak dan remaja.
Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) bersama Tim Penggerak PKK itu merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-62 Provinsi Lampung.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirzani Djausal, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran semua pihak dalam membina remaja di tengah perkembangan teknologi digital.
Kegiatan diikuti pelajar dan sejumlah pemangku kepentingan, dengan rangkaian kampanye, edukasi oleh Puspaga, serta pembacaan komitmen Sekolah Ramah Anak (SRA).
Penandatanganan fakta integritas oleh berbagai pihak menjadi bagian dari upaya memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah bagi remaja. (Tim/Mela Basyar)
