Tanggamus Kemenag (Humas) -- Kasi
Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKI) Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Tanggamus, H. Muhamad Hasan Basri, S.Ag., M.Pd., bersama
Pengawas Madrasah, Amrina, M.Pd.I, menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis
(Bimtek) terkait penggunaan Aplikasi SIAGA dan EMIS Pendidikan Agama Islam
(PAI) di SMPN 1 Kotaagung Timur, Kamis (19/09/2024). Kegiatan ini bertujuan
untuk meningkatkan kompetensi guru PAI dalam mengoperasikan aplikasi yang
menjadi bagian penting dalam administrasi dan pemutakhiran data.
Dalam sambutannya, Hasan Basri menekankan pentingnya peningkatan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi informasi. “Penguasaan Aplikasi SIAGA dan EMIS sangat vital untuk mendukung program-program PAI di sekolah, terutama dalam menjaga akurasi data dan kelancaran administrasi,” ujarnya.
Amrina, sebagai Pengawas
Madrasah, turut menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut. Ia menjelaskan detail
penggunaan fitur-fitur dalam kedua aplikasi tersebut dan bagaimana aplikasi
tersebut dapat memudahkan pengelolaan data secara real-time. “Guru harus teliti
dalam memasukkan data agar tidak terjadi kesalahan yang dapat menghambat proses
administrasi,” jelasnya.
Para guru PAI yang hadir tampak
antusias mengikuti sesi pelatihan, karena aplikasi ini menjadi alat penting
dalam mendukung profesionalisme dan efektivitas mereka dalam mengelola program
PAI di sekolah masing-masing. Selain itu, peserta juga diajak untuk langsung
mencoba mengoperasikan aplikasi di perangkat mereka masing-masing.
Kegiatan ini diharapkan dapat
meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan data PAI, sehingga program-program
yang berkaitan dengan Pendidikan Agama Islam dapat berjalan lebih lancar dan
tepat sasaran. Dengan pemahaman yang baik mengenai aplikasi SIAGA dan EMIS,
guru diharapkan dapat berperan lebih maksimal dalam mendukung administrasi
pendidikan di lingkungan sekolah.
Bimtek ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus dalam memastikan bahwa teknologi informasi dapat dimanfaatkan secara optimal dalam proses pendidikan agama, sejalan dengan perkembangan era digital saat ini. (Frans/Mela Basyar)