Pesisir Barat (
Humas ) – Kepala Seksi Pendidikan Islam
Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat, Ahmad Khotob, S.Ag., M.M.,
menghadiri Acara Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VI tingkat
nasional. Acara ini berlangsung di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in, Jati
Agung, Lampung Selatan, dengan tema "Meneguhkan Peran Diniyah
Takmiliyah dalam Mencetak Generasi yang Bermutu, Berilmu, dan Beriman serta
Berakhlakul Karimah.", Jumat (15/11/2024)
Kegiatan PORSADINAS
yang digelar mulai 15 hingga 18 November 2024 ini menjadi wadah bagi para
santri diniyah takmiliyah dari seluruh Indonesia untuk menunjukkan bakat dan
prestasi mereka dalam bidang olahraga serta seni. Dalam momen ini, Ahmad Khotob
menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para peserta yang tidak hanya
berlomba-lomba dalam kejuaraan tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai
sportivitas dan ukhuwah Islamiyah.
Pada kesempatan
tersebut, Ahmad Khotob menggarisbawahi pentingnya peran diniyah takmiliyah
sebagai institusi pendidikan Islam nonformal dalam membentuk karakter generasi
muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berlandaskan
akhlak mulia. “Melalui ajang ini, kita berharap dapat terus memperkuat peran
diniyah dalam membangun generasi yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa
melupakan nilai-nilai keislaman,” ujar Khotob.
Dengan dukungan
penuh dari Kementerian Agama dan para stakeholder pendidikan Islam, ajang ini
diharapkan mampu menjadi momentum untuk menguatkan eksistensi diniyah
takmiliyah di Indonesia. Ahmad Khotob berharap bahwa kegiatan serupa dapat
terus dilaksanakan dan ditingkatkan, guna memberikan ruang lebih luas bagi
generasi muda untuk berkontribusi pada kemajuan bangsa melalui pendidikan
berbasis nilai-nilai agama.
Acara PORSADINNAS
VI ini disambut antusias oleh peserta
dan masyarakat setempat, yang menyaksikan langsung berbagai lomba menarik yang
berlangsung dengan semarak. Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in pun menjadi
saksi bagi terciptanya generasi-generasi unggul yang siap membawa nama harum
bangsa di masa depan.