Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- Kasubbag TU Kemenag Kota
Bandar Lampung, Kasimun, bersama tim melaksanakan monitoring dan evaluasi
(monev) di MIN 7 dan MIN 10 Pada Selasa, 8 Juli 2025. untuk memastikan pengelolaan dana BOS
2025 berjalan transparan dan akuntabel.
Kepala MIN 7, Sholeh, dan Kepala MIN 10, Imam Asyrofi, memaparkan laporan pengelolaan dana BOS, capaian, dan tantangan di madrasah masing-masing.
Pada MIN 7, Kasimun menekankan
pentingnya rasa syukur atas penempatan di lingkungan yang kondusif, mengutip
pepatah Arab, “Yaumi khoirun min dajal” (hari ini lebih baik dari besok). Ia
mengajak sivitas akademika memanfaatkan peluang dengan penuh tanggung jawab, mencontoh,
serta menghindari iri hati agar fokus pada tugas masing-masing.
Kasimun juga menegaskan perlunya transparansi dalam pengelolaan dana BOS, memastikan dokumen seperti kwitansi dan laporan keuangan lengkap sesuai regulasi, sembari mendorong budaya kerja kolaboratif dan pembinaan spiritual.
Pada MIN 10, Kasimun menyoroti
pentingnya kelengkapan dokumentasi foto dengan metadata jelas (tanggal, waktu,
lokasi) menggunakan aplikasi timestamp untuk keabsahan saat audit.
Ia merekomendasikan penyusunan
SOP dokumentasi, pelatihan penggunaan aplikasi, penyimpanan cadangan data di
cloud, review internal sebelum audit, dan konsultasi dengan auditor internal
untuk memastikan kepatuhan terhadap standar.
Kegiatan monev ini diharapkan memperkuat pengelolaan dana BOS dan memotivasi sivitas akademika untuk bekerja dengan disiplin dan rasa syukur. Kemenag Bandar Lampung berkomitmen mendampingi madrasah dalam meningkatkan kualitas administrasi dan program pendidikan. (Mushollin/Ali)
Editor : Fadilah
