Mesuji (Humas) – Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mesuji, Ma'ruf, menghadiri kegiatan Strategi Peningkatan Indeks Kerukunan Umat Beragama Tahun 2025 yang dilaksanakan secara daring pada Rabu (26/02/2025). Kegiatan ini berlangsung di ruang kerjanya dan diikuti oleh Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Mesuji, Darul Alipi. Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Mesuji, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mesuji, secara Daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini diselenggarakan secara nasional dalam rangka menindaklanjuti surat undangan dari Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama dengan nomor B-064/B.VII/BA.02/02/2025. Acara ini bertujuan untuk mengimplementasikan kebijakan Menteri Agama RI dalam Program Kerukunan serta merumuskan strategi efektif dalam meningkatkan Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) di Indonesia.
Materi dalam kegiatan ini disampaikan oleh Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pembangunan Agama, Jaja Jaelani. Dalam pemaparannya, Jaja menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun toleransi serta keharmonisan di tengah keberagaman. Ia juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi dalam menjaga kerukunan antarumat beragama, termasuk potensi konflik sosial dan isu-isu intoleransi yang masih terjadi di beberapa daerah.
Indeks Kerukunan Umat Beragama menjadi salah satu parameter dalam mengukur
sejauh mana kehidupan beragama di Indonesia berlangsung dalam harmoni. Dengan
meningkatnya indeks ini, diharapkan interaksi sosial antarumat beragama dapat
semakin baik, serta tercipta suasana yang lebih kondusif bagi pembangunan
nasional.
Senada
dengan hal itu, Kasubbag TU Kemenag Mesuji, Ma'ruf, menyampaikan harapannya
bahwa strategi Peningkatan
Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) harus melibatkan peran tokoh agama,
mengingat Indonesia adalah bangsa yang sangat beragam. Dengan bimbingan dan
keteladanan mereka, nilai toleransi dapat diperkuat, menciptakan harmoni di
tengah perbedaan, serta menjaga persatuan dalam keberagaman yang menjadi
identitas bangsa.
"Kegiatan ini menjadi momen penting bagi kita semua untuk bersama-sama menyusun langkah strategis dalam meningkatkan indeks kerukunan umat beragama, khususnya di Kabupaten Mesuji. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat sangat diperlukan agar nilai-nilai toleransi dan kebersamaan semakin kuat," ujar Ma'ruf.
Kemenag Mesuji berkomitmen untuk mengimplementasikan hasil dari kegiatan ini
dengan menggelar sosialisasi dan diskusi bersama tokoh agama serta masyarakat.
Selain itu, akan ada peningkatan program yang mendukung moderasi beragama guna
memperkuat hubungan antarumat beragama di Kabupaten Mesuji.
Dengan adanya strategi yang jelas dan keterlibatan seluruh pihak, diharapkan Indeks Kerukunan Umat Beragama di Indonesia, khususnya di Mesuji, dapat terus meningkat dan menciptakan masyarakat yang harmonis serta saling menghargai perbedaan. (baktiandrian/ma'ruf)
Editor : Fadilah
