Tanggamus Kemenag (Humas) -- Kepala
Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Tanggamus, H. Mardanus, S.Ag., M.M., menerima penjelasan rinci mengenai Alat
Pemadam Api Ringan (APAR) dari perwakilan CV. Ciremai pada Rabu, 4 September
2024. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama dalam meningkatkan
keselamatan dan kesiapsiagaan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Tanggamus.
Dalam kesempatan tersebut,
perwakilan CV. Ciremai memberikan informasi teknis tentang fungsi dan
penggunaan APAR, yang dirancang khusus untuk mencegah dan mengatasi kebakaran
kecil. Penjelasan ini meliputi jenis-jenis APAR yang sesuai untuk berbagai situasi,
serta cara pemeliharaan yang benar agar alat ini selalu siap digunakan.
Sebagai bagian dari pertemuan
ini, CV. Ciremai juga menyerahkan sampel APAR kepada H. Mardanus. Sampel
tersebut akan menjadi acuan dalam proses evaluasi dan persiapan sebelum
penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Tanggamus dengan CV. Ciremai. MoU ini direncanakan untuk memperkuat
langkah-langkah preventif terhadap risiko kebakaran di seluruh fasilitas
kantor.
H. Mardanus menegaskan bahwa
keselamatan dan keamanan merupakan prioritas utama bagi Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Tanggamus. Implementasi APAR yang efektif adalah salah satu
upaya konkret untuk memastikan bahwa lingkungan kerja di kantor tersebut aman
bagi seluruh pegawai dan pengunjung.
Selain itu, H. Mardanus juga
menyampaikan apresiasi kepada CV. Ciremai atas kerja sama yang terjalin. Ia
berharap, dengan adanya MoU ini, kedua belah pihak dapat terus berkolaborasi
dalam upaya peningkatan standar keselamatan di kantor dan madrasah yang berada
di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus.
Pertemuan ini menandai langkah awal dari komitmen jangka panjang Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus dalam menjaga keamanan fasilitasnya. Dengan adanya APAR yang memadai dan pelatihan yang sesuai, diharapkan seluruh pegawai dapat lebih siap dalam menghadapi situasi darurat dan memastikan keselamatan bersama. (Fran/Mela Basyar)
