Lampung, Kemenag (Humas)— Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf terus mendorong penguatan ekosistem wakaf nasional. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja ke Kantor Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Lampung, untuk meninjau langsung potensi dan sinergi pengelolaan wakaf di daerah.
Kasubdit Bina Kelembagaan dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf pada Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Rimuhibuddin, saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Perwakilan BWI Lampung, didampingi Plt. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Erwinto, dan disambut langsung oleh Ketua BWI Lampung, Hery Suliyanto.
Jumat (20/6/2025), mengapresiasi potensi wakaf di Provinsi Lampung yang dinilainya sangat menjanjikan. Ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi serta kesadaran dalam mengelola wakaf agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
"Potensinya cukup luar biasa, sehingga perlu peningkatan skill of competence, skill of awareness, serta semangat dalam berwakaf. Masih banyak ruang yang bisa dimanfaatkan, baik oleh BWI maupun para nazir binaannya, untuk menggerakkan wakaf. Perlu juga strategi kampanye konten yang efektif," ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi media sosial dalam menyasar generasi muda.
"Apalagi sekarang Generasi Z sangat aktif di media sosial. Konten wakaf harus punya segmen yang tepat. Ditambah lagi, jejaring BWI dengan pemerintah daerah, sektor swasta, dan perbankan merupakan potensi besar yang bisa dikapitalisasi untuk membesarkan peran wakaf," imbuhnya.
Menurut Rimuhibuddin, capaian wakaf tunai Lampung yang sudah mencapai Rp1,4 miliar patut diapresiasi. Namun, ia mendorong agar capaian itu tidak membuat terlena.
"Lampung tidak boleh cepat puas. Perlu dibangun kohesi dan ekosistem yang kuat agar kesadaran berwakaf semakin tumbuh di tengah masyarakat. Kita bisa berkolaborasi secara filantropis dan sukarela, misalnya dengan melibatkan mahasiswa KKN atau peneliti yang menjadikan lembaga wakaf sebagai laboratorium lapangan,” tutupnya.
Plt. Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung, Erwinto, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan komitmen untuk memperkuat sinergi dengan seluruh elemen strategis dalam pengembangan wakaf di Lampung.
"Kami siap bersinergi dengan berbagai pihak, baik dari sisi kelembagaan, edukasi publik, maupun kolaborasi program. Kami percaya, dengan dukungan pusat dan peran aktif daerah, potensi wakaf di Lampung bisa memberikan dampak besar bagi kesejahteraan umat,” ujarnya.
(Fadilah/Aziz)
