Search

Kegiatan Pencegahan Narkoba Dimulai di Tanggamus: Penyuluh Agama dan KB Terlibat

kegiatan-pencegahan-narkoba-dimulai-di-tanggamus-penyuluh-agama-dan-kb-terlibat
Fotografer: Humas Kanwil

Tanggamus Kemenag (Humas) -- Pada hari Selasa, dimulailah Kegiatan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kabupaten Tanggamus. Acara ini menjadi tonggak penting dalam upaya bersama untuk melawan peredaran narkoba di tengah masyarakat. Dengan diikuti oleh 25 peserta dari unsur Penyuluh Agama Islam dan Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Tanggamus, acara ini menandai kolaborasi lintas sektor yang kuat dalam menghadapi ancaman narkoba.

Pembukaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) ini diprakarsai oleh Hendriyadi, S.Sos., Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Tanggamus. Langkah awal ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberantas peredaran narkoba dan melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari dampak negatifnya.

Bimtek direncanakan akan berlangsung selama dua hari dengan agenda yang padat. Sesi pertama, dipenuhi oleh narasumber dari berbagai instansi terkait, menyoroti pentingnya pemahaman dan keterampilan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Ibu Damsiana dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, Ibu Meri Sofa sebagai Penyuluh Keluarga Berencana (PLKB) Kabupaten Tanggamus, dan I'anah Mardliyah, S.Th.I, M.S.I, dari Kementerian Agama menjadi narasumber utama dalam sesi pembuka ini.

Mereka memberikan wawasan yang berharga tentang cara-cara praktis untuk mendeteksi, mencegah, dan mengatasi permasalahan terkait narkoba dalam lingkungan masyarakat. Dengan melibatkan penyuluh agama dan KB, diharapkan pesan-pesan pencegahan narkoba dapat tersampaikan dengan lebih efektif dan mendalam ke berbagai lapisan masyarakat.

Tujuan dari kegiatan ini sangatlah jelas: meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di masyarakat. Melalui sinergi antar berbagai pihak terkait, termasuk instansi pemerintah dan lembaga masyarakat, diharapkan tercipta langkah-langkah konkret yang dapat memberikan perlindungan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkoba.

Kegiatan ini bukanlah sekadar seremonial, melainkan langkah nyata dalam memerangi peredaran narkoba yang semakin mengkhawatirkan. Dengan kesadaran dan komitmen bersama, diharapkan Kabupaten Tanggamus dapat menjadi contoh dalam upaya pencegahan narkoba bagi daerah lainnya. (Frans/Mela Basyar)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil