Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kemenag dan Dukcapil Tanggamus Kolaborasi Lahirkan Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Tokoh Agama

Kamis, 24 Juli 2025 Humas Tanggamus
Kemenag dan Dukcapil Tanggamus Kolaborasi Lahirkan Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Tokoh Agama
Humas Tanggamus
Humas Tanggamus

Tanggamus (Humas) — Terobosan pelayanan publik terus digencarkan. Kali ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus menerima kunjungan Forum Konsultasi Publik (FKP) yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Maradona, Rabu (23/07/2025). Pertemuan berlangsung di Aula Kemenag dan disambut langsung oleh Kepala Kemenag Tanggamus, M. Aris Rayusman, sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat sinergi pelayanan lintas sektor.

Acara ini turut dihadiri oleh Kasubbag TU Mardanus, Kasi Bimas Islam Saiful Arfan, para Kepala KUA se-Tanggamus, serta sejumlah peserta undangan lainnya. Kehadiran lintas pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama untuk membuka ruang dialog, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan mengevaluasi inovasi pelayanan kependudukan secara menyeluruh.

Salah satu inovasi yang menjadi sorotan dalam forum ini adalah ADEK CAKEP (Administrasi Kependudukan Cepat, Akurat, Efektif, dan Profesional). Program ini dinilai telah mempercepat layanan dasar kependudukan, namun tetap membutuhkan penguatan jejaring dan kolaborasi agar manfaatnya bisa dirasakan hingga pelosok.

Maradona dalam paparannya menyebut, program unggulan seperti KOTAG (Kolaborasi Tokoh Agama) menjadi langkah strategis dalam menjangkau kelompok masyarakat yang sulit dijangkau oleh sistem pelayanan biasa. "Tokoh agama dan KUA memiliki peran penting sebagai jembatan informasi dan penguatan literasi administrasi kependudukan di tingkat akar rumput," jelasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Kemenag Tanggamus M. Aris Rayusman menyatakan kesiapan pihaknya untuk menjadi bagian penting dari gerakan perubahan layanan publik tersebut. Menurutnya, penguatan peran KUA sebagai mitra pelayanan akan memberi dampak luas, terutama dalam isu pernikahan, perceraian, hingga kelahiran yang berkaitan langsung dengan dokumen kependudukan.

"Kami menyambut baik program KOTAG. Ketika pelayanan berbasis agama dan administrasi sipil bisa bersinergi, maka masyarakat akan mendapatkan kemudahan yang nyata dan menyeluruh," tegas Aris.

Forum ini ditutup dengan sesi dialog terbuka dan pengumpulan masukan dari peserta. Sinergi lintas sektor antara Kemenag dan Disdukcapil diyakini akan menjadi model kolaborasi efektif dalam mewujudkan pelayanan publik yang responsif, inklusif, dan berkeadilan.(Frans/Mela Basyar)