Bandar Lampung, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota
Bandar Lampung, Makmur, bersama Kasubbag TU Kasimun, para da'i, serta tim
terkait melakukan peninjauan kesiapan lokasi penyelenggaraan Ijtimak Ulama
Dunia dan Tabligh Akbar Indonesia Berdoa yang akan dipusatkan di Kota Baru,
Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Peninjauan ini dilakukan untuk
memastikan seluruh sarana, fasilitas, dan alur kegiatan siap mendukung
pelaksanaan acara berskala internasional tersebut.
Kegiatan Ijtimak dan Tabligh Akbar Indonesia Berdoa akan berlangsung pada 28–30 November 2025 di area utama Kota Baru, yang telah disiapkan sebagai pusat berkumpulnya jamaah dari berbagai wilayah Indonesia dan mancanegara. Panitia memperkirakan ratusan ribu hingga lebih dari satu juta jamaah akan hadir, termasuk peserta dari puluhan negara. Para ulama dan da'i dari dalam dan luar negeri dijadwalkan menyampaikan tausiyah dalam rangkaian agenda selama tiga hari pelaksanaan.
Selain jamaah, acara berskala besar ini juga direncanakan akan dihadiri
oleh Menteri Agama beserta sejumlah pejabat terkait dari pemerintah pusat dan
daerah. Berbagai kegiatan ibadah terpusat seperti salat berjamaah, zikir,
tilawah Al-Qur’an, serta ceramah agama akan digelar secara terstruktur. Panitia
juga menyiapkan area itikaf, tenda jamaah, fasilitas MCK, dapur umum, layanan
kesehatan, dan jalur evakuasi agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan
kondusif.
KakanKemenag Makmur menegaskan bahwa Kemenag Kota Bandar Lampung
berkomitmen memberikan dukungan penuh, terutama dalam memastikan pelayanan
keagamaan, pendampingan jamaah, serta kesiapan layanan publik selama kegiatan
berlangsung. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk menjamin
kenyamanan dan keamanan seluruh peserta.
Peninjauan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara Kementerian Agama, Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, serta panitia pelaksana dalam menyambut gelaran yang akan menjadi salah satu pertemuan umat Islam terbesar di Indonesia. Pemerintah berharap penyelenggaraan ini memberikan manfaat spiritual maupun sosial-ekonomi bagi masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat peran Lampung sebagai tuan rumah kegiatan keagamaan internasional. (Humas)
Editor: Fadilah