Lampung Barat, Kemenag (Humas) -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat, Miftahus Surur, memimpin langsung aksi pengukuran arah kiblat di lingkungan kantor setempat, Rabu, 16 Juli 2026.
Kegiatan krusial ini diikuti oleh seluruh jajaran Kepala Seksi (Kasi), Penyelenggara, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah naungan Kemenag Lampung Barat. Pengukuran bersama ini dilakukan sebagai langkah nyata untuk memastikan akurasi kiblat di rumah ibadah maupun tempat kerja.
Aksi ini sengaja digelar memanfaatkan fenomena astronomi Istiwa A'zam atau Rashdul Kiblat, yaitu momen ketika matahari berada tepat di atas Ka'bah, Arab Saudi.
"Fenomena alam ini terjadi selama dua hari berturut-turut pada hari Rabu dan Kamis, 15-16 Juni, tepat pada pukul 16.27 WIB. Saat posisi matahari tegak lurus di atas Baitullah, bayangan benda yang berdiri tegak di belahan dunia lain akan otomatis mengarah lurus ke kiblat," ungkap Miftahus Surur menjelaskan.
Dalam kesempatan tersebut, Miftahus Surur menegaskan bahwa ketepatan arah kiblat merupakan salah satu syarat sah yang sangat krusial dalam ibadah shalat umat Muslim.
"Oleh karena itu, momentum langka ini menjadi waktu yang paling tepat bagi umat Islam untuk mengecek kembali dan menyempurnakan presisi arah sajadah atau bangunan masjid mereka tanpa memerlukan alat hitung yang rumit," imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, Miftahus Surur juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya umat Muslim di wilayah Lampung Barat, untuk ikut berpartisipasi melakukan pengukuran secara mandiri di rumah masing-masing.
"Langkah mudah ini diharapkan dapat meningkatkan kekhusyukan dan keyakinan masyarakat dalam menjalankan ibadah wajib sehari-hari dengan arah kiblat yang sudah terverifikasi secara akurat," paparnya.