Lampung Selatan, Kemenag Lamsel (Humas)-Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan membuka peluang kolaborasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Lampung Selatan dalam penguatan program ekoteologi dan pelaksanaan ibadah kurban yang berdampak bagi masyarakat.
Hal itu mengemuka dalam audiensi dan silaturahmi pengurus DPD LDII Lampung Selatan dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, Ahmad Rifai pada Selasa (19/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Rifai menyampaikan pentingnya membangun sinergi antara Kementerian Agama dan organisasi keagamaan dalam menghadirkan program yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, program ekoteologi menjadi salah satu langkah strategis untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pendekatan nilai-nilai keagamaan.
"Kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk ormas keagamaan, menjadi penting untuk memperkuat gerakan bersama," ujar Rifai.
Selain membahas ekoteologi, pertemuan juga membicarakan kerja sama pelaksanaan penyembelihan hewan kurban agar berjalan tertib, sesuai syariat, dan dapat menjangkau masyarakat di wilayah yang membutuhkan, termasuk daerah dengan kondisi geografis yang cukup menantang di Lampung Selatan.
Ketua DPD LDII Lampung Selatan, Sugiono menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung program-program Kementerian Agama, khususnya dalam bidang keagamaan, sosial, dan pelestarian lingkungan.
Ia menyampaikan, LDII telah menyiapkan lahan seluas dua hektar di Desa Sukadamai, Kecamatan Natar, yang direncanakan menjadi lokasi penanaman pohon buah sebagai bagian dari implementasi program ekoteologi.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Sebagai tindak lanjut hasil pertemuan, kedua pihak sepakat untuk melaksanakan penyerahan satu ekor sapi kurban kepada masyarakat di wilayah Natar yang dirangkaikan dengan kegiatan penanaman pohon serta peresmian masjid.
Melalui kolaborasi tersebut, Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan berharap penguatan nilai keagamaan dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan. (Puji)