Lampung Tengah, Kemenag (Humas)-- Sebanyak 165 peserta dari 15 Kelompok Kerja Kepala (KKP) Raudhatul Athfal (RA) yang mewakili enam zona di Kabupaten Lampung Tengah mengikuti Gebyar RA Tahun 2026. Kegiatan yang menjadi ajang pengembangan bakat dan karakter anak usia dini tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I., di Aula Universitas Terbuka Seputih Agung, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Kepala Raudhatul Athfal (KKRA) Kabupaten Lampung Tengah itu dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan sekaligus Bunda RA, Kepala Subbag Tata Usaha, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Ketua Pokjawas dan Pengawas RA, Kepala KUA Seputih Agung, panitia, dewan juri, serta para pendamping peserta.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Latief Khairin Bahri, S.Sos.I., M.Pd.I., dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh peserta merupakan perwakilan terbaik yang telah melalui proses seleksi di tingkat zona sebelum berkompetisi di tingkat kabupaten.
"Gebyar RA tahun ini mempertandingkan empat cabang lomba, yaitu Tari Kreasi, Dai Cilik, Asmaul Husna, dan Lomba Mewarnai. Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta membangun rasa percaya diri sejak usia dini," ujarnya.
Membuka kegiatan tersebut, Kepala Kemenag Lampung Tengah H. Maryan Hasan memberikan apresiasi kepada KKRA Kabupaten Lampung Tengah yang secara konsisten menghadirkan program pembinaan bagi peserta didik RA melalui kegiatan yang edukatif dan kompetitif.
Menurutnya, Gebyar RA bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana untuk mengembangkan bakat, membangun karakter, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada anak-anak sejak dini.
"Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi masa depan. Karena itu, kegiatan seperti Gebyar RA perlu terus didukung agar lahir anak-anak yang cerdas, kreatif, mandiri, dan berakhlakul karimah," ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat mempererat silaturahmi antar lembaga RA di Kabupaten Lampung Tengah sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Melalui Gebyar RA Tahun 2026, Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah berharap dapat melahirkan generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam kreativitas dan prestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, akhlak mulia, serta kecintaan terhadap agama, bangsa, dan negara.
Humas Lampung Tengah