Lampung Tengah, Kemenag (Humas) – Komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia terus diwujudkan melalui berbagai tahapan pembinaan yang terukur. Sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Penilaian Kompetensi Penyuluh Agama Islam Tahun 2026, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah mengikuti kegiatan gladi pelaksanaan secara daring melalui Meeting Room Kantor Kemenag Lampung Tengah, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh aspek teknis maupun kesiapan peserta berjalan optimal sebelum penilaian dilaksanakan.
Gladi tersebut bertujuan memastikan kesiapan sistem, perangkat, serta mekanisme pelaksanaan Penilaian Kompetensi Penyuluh Agama Islam Tahun 2026 agar proses penilaian berlangsung tertib, lancar, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan gladi dipantau langsung oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Khairil Anwar Pohan, S.Ag., M.AP., bersama Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, H. Ahmat Tajudin, S.Ag., M.Pd.I., serta Analis Kepegawaian. Seluruh tahapan gladi diperiksa secara menyeluruh, mulai dari kesiapan perangkat, kualitas jaringan internet, mekanisme login, hingga simulasi pelaksanaan ujian berbasis digital.
Sebanyak tiga Penyuluh Agama Islam mengikuti gladi tersebut, masing-masing berasal dari KUA Kecamatan Gunung Sugih, KUA Kecamatan Padang Ratu, dan KUA Kecamatan Pubian. Para peserta mengikuti setiap tahapan simulasi dengan tertib sebagai bekal menghadapi penilaian kompetensi yang sesungguhnya.
Dalam arahannya, Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Khairil Anwar Pohan, S.Ag., M.AP., menegaskan bahwa gladi bukan sekadar uji coba teknis, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesiapan peserta agar mampu mengikuti penilaian secara maksimal.
"Manfaatkan gladi ini untuk memastikan seluruh perangkat dan kesiapan diri benar-benar optimal. Jangan sampai kendala teknis mengganggu pelaksanaan penilaian. Yang tidak kalah penting, setiap peserta harus menjunjung tinggi integritas, disiplin, dan kejujuran sebagai cerminan profesionalisme ASN Kementerian Agama," pesannya.
Sementara itu, Kasi Bimbingan Masyarakat Islam, H. Ahmat Tajudin, S.Ag., M.Pd.I., berharap para penyuluh mampu menunjukkan kompetensi terbaik yang dimiliki sebagai bentuk tanggung jawab dalam memberikan layanan dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat.
Melalui gladi pelaksanaan ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah menegaskan komitmennya dalam mempersiapkan penyuluh agama yang kompeten, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti Penilaian Kompetensi Penyuluh Agama Islam Tahun 2026 dengan lancar serta memperoleh hasil terbaik sebagai bekal untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.