Lampung, Kemenag (Humas) — Kanwil Kemenag Lampung, melalui Bidang Bimas Hindu, melaksanakan kegiatan peningkatan kompetensi penyuluh agama Hindu dengan tema "Melalui Pembinaan dan Pengembangan Kualitas Penyuluh Kita Wujudkan Penyuluh Agama Hindu yang Profesional dan Inovatif di Era Digital" di Hotel Alfia, Selasa (29/10/2024).
Kabag Tata Usaha, Marwansyah, mewakili Kakanwil Kemenag Lampung, Puji Raharjo, dengan didampingi Kabid Bimas Hindu, Jumadi, saat membuka kegiatan menyampaikan bila penyuluh agama diharuskan Profesionalisme dan melalui Pembinaan kompetensi ini bisa menjadi penyejuk dan pemberi kedamaian (Santih) di tengah keragaman masyarakat. Meski tingkat kesejahteraan penyuluh agama, khususnya non-PNS, masih sangat minim, profesionalisme tugas sebagai penyuluh agama tidak semata-mata berorientasi pada materi. "Namun, penting pula meluruskan niat yang tulus dalam membina umat sebagai tanggung jawab moralnya. Penyuluh agama memiliki frame moral yang berbeda di masyarakat, yaitu agama itu sendiri," paparnya.
Marwansyah juga menyampaikan bahwa usaha peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang agama adalah dengan adanya penyuluh agama yang berkualitas, baik berstatus PNS maupun non-PNS. "Penyuluh agama Hindu bertugas melaksanakan kewajiban (Swadharma) membina umat Hindu dalam ajaran agama, etika, dan budi pekerti yang muaranya adalah semakin tebalnya Sradha (keyakinan) dan Bhakti umat Hindu kepada Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan Yang Maha Esa," tambahnya. Ia menekankan bahwa penyuluh agama Hindu juga memiliki tugas menggali budaya agama Hindu dan nilai-nilai filosofis yang ada dalam masyarakat Hindu, yang nantinya dapat dijadikan pondasi dalam merealisasikan ajaran agama Hindu.
"Tugas Saudara sangat berat. Namun, bila dilaksanakan dengan penuh kesungguhan, keikhlasan, dan dedikasi tinggi, niscaya akan memberikan kepuasan batin sehingga tercapainya tujuan agama, yaitu moksartham jagad hita yac ca iti dharma (kebahagiaan di dunia dan akhirat)," tutup Marwansyah.
Dalam laporannya, Putu Mambal menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa hingga Kamis, 29-31 Oktober 2024, di Hotel Alfia, Bandar Lampung. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta penyuluh agama Hindu non-PNS dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, dengan menghadirkan narasumber dari BKKBN Provinsi Lampung, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, serta pakar dan praktisi dari lembaga terkait. (Fadilah/Aziz)
