Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kemenag Pesawaran Perkuat Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta Melalui Pendampingan Madrasah Piloting

Kamis, 23 Juli 2026 Humas Pesawaran Editor: Kevin
Kemenag Pesawaran Perkuat Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta Melalui Pendampingan Madrasah Piloting
Humas Pesawaran
Humas Pesawaran
Foto: Bagus Setiawan,S.Sn

Pesawaran, Kemenag (Humas) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran melalui Seksi Pendidikan Madrasah menggelar kegiatan Pendampingan Madrasah Piloting Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Tahun Ajaran 2026/2027 yang dipusatkan di MTsN 2 Pesawaran, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang diinisiasi Kementerian Agama Republik Indonesia guna memperkuat pendidikan karakter melalui penanaman nilai kasih sayang, toleransi, penghormatan terhadap sesama, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Farid Wajedi, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Fathul Bari. Hadir pula Pengawas Madrasah Darkoni, para kepala madrasah, serta guru-guru dari madrasah piloting yang mengikuti pendampingan sebagai peserta.

Dalam sambutannya, Farid Wajedi menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar pendekatan pembelajaran, melainkan sebuah gerakan untuk membangun budaya madrasah yang lebih humanis, inklusif, dan berkarakter. Menurutnya, madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, sikap toleran, serta kepedulian terhadap sesama.

"Kurikulum Berbasis Cinta mengajarkan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian pengetahuan, tetapi juga bagaimana membangun karakter peserta didik melalui nilai-nilai kasih sayang, penghormatan terhadap perbedaan, dan semangat saling menghargai. Inilah yang harus menjadi budaya di setiap madrasah," ujar Farid.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Fathul Bari, menjelaskan bahwa pendampingan ini bertujuan memberikan penguatan kepada kepala madrasah dan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara optimal di lingkungan madrasah. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep, strategi implementasi, hingga praktik baik penerapan KBC dalam proses pembelajaran maupun budaya madrasah.

Ia berharap seluruh madrasah piloting mampu menjadi contoh dalam mengembangkan ekosistem pendidikan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang sehingga dapat melahirkan peserta didik yang berprestasi, berkarakter, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi pemaparan materi, diskusi, dan berbagi pengalaman antar peserta mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta. Melalui pendampingan ini, Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran berkomitmen terus mendukung transformasi pendidikan madrasah yang tidak hanya unggul dalam mutu akademik, tetapi juga mampu mencetak generasi yang religius, moderat, dan berakhlakul karimah. (Violien/Bagus)