Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kemenag Pringsewu Gelar Doa Lintas Agama dan Istighosah untuk Keselamatan Bangsa

Jumat, 05 September 2025 Humas Pringsewu
Kemenag Pringsewu Gelar Doa Lintas Agama dan Istighosah untuk Keselamatan Bangsa
Humas Pringsewu
Humas Pringsewu

Kemenag Pringsewu (Humas) -- Kantor Kementerian Agama  Kabupaten Pringsewu menggelar acara Doa Bersama Lintas Agama dan Istighosah dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M serta mendoakan keselamatan, kedamaian, kesejahteraan, dan kemajuan bangsa Indonesia. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Aula PLHUT Kemenag Pringsewu, Kamis (4/9/2025).

Acara ini dihadiri oleh Plt. Kepala Kantor Kemenag Pringsewu, Drs. H. Marwansyah, sejumlah tokoh lintas agama, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Pringsewu.

Doa lintas agama dipimpin secara bergantian oleh para tokoh agama dari berbagai kepercayaan di Kabupaten Pringsewu. Mereka yang memimpin doa adalah Romo Suyitno (Buddha), Pdt. Christya (Kristen), Agustinus Swaryanto (Katolik), Jro Mangku Suparmo (Hindu), dan Ustaz Saiful (Islam). Masing-masing tokoh menyampaikan doa dengan penuh penghayatan, mencerminkan semangat toleransi dan persatuan dalam keberagaman.

Setelah rangkaian doa lintas agama, kegiatan dilanjutkan dengan Istighosah dan kultum kebangsaan yang disampaikan oleh Ustaz Aziz Musyafa. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga ukhuwah, memperkuat persatuan, dan bersama-sama membangun bangsa demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Plt. Kepala Kantor Kemenag Pringsewu, Marwansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk konkret dari komitmen Kemenag dalam merawat kerukunan antarumat beragama.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk bersatu dalam kebaikan. Justru dengan semangat kebersamaan inilah kita bisa mendoakan dan membangun Indonesia yang damai, rukun, dan sejahtera,” ujarnya.

Ia juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan moderasi beragama.

“Harapan kami, semangat toleransi dan kebersamaan ini terus terjaga, tidak hanya dalam seremoni, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita jaga bangsa ini dengan doa dan tindakan nyata,” tambah Marwansyah.

Kegiatan ini menjadi simbol bahwa meskipun berbeda keyakinan, seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Pringsewu tetap satu dalam semangat persatuan untuk kemajuan Indonesia. (Afif/Jari/Anggithya).