Tanggamus Kemenag (Humas) --
Sebuah langkah inovatif kembali dihadirkan untuk masyarakat Tanggamus. Kepala
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tanggamus, Dr. H. Mahmuddin Aris
Rayusman, M.Pd.I, menerima kunjungan kerja dari Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang membawa kabar baik lewat program terobosan
bertajuk AKU LULUS — singkatan dari Administrasi Kependudukan Untuk
Lulus Sekolah.
Program ini merupakan buah kolaborasi apik antara Disdukcapil, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus, serta Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus. Tujuannya jelas dan sangat relevan: mempermudah proses perubahan data tingkat pendidikan pada Kartu Keluarga (KK) bagi para siswa yang baru saja lulus dari SD, SMP, hingga SMA dan sederajat.
Selama ini, orang tua dan wali murid sering dihadapkan pada proses birokrasi yang memakan waktu saat mengurus pembaruan data anak mereka setelah lulus sekolah. Melalui inovasi AKU LULUS, pembaruan data tersebut kini bisa dilakukan secara kolektif melalui sekolah, tanpa perlu datang langsung ke kantor Disdukcapil. Prosesnya lebih cepat, praktis, dan tentunya ramah masyarakat.
Dr. H. Mahmuddin menyampaikan
apresiasi dan dukungannya terhadap langkah ini. “Kami di Kemenag sangat
menyambut baik inovasi AKU LULUS. Ini adalah bentuk pelayanan publik yang nyata
dan sangat membantu masyarakat, terutama bagi siswa madrasah yang ada di bawah
naungan kami,” ujarnya penuh antusias.
Lebih dari sekadar kemudahan administrasi, program AKU LULUS juga menjadi bagian dari 100 hari kerja Bupati Tanggamus, yang memang menargetkan peningkatan layanan publik yang lebih cepat dan responsif. Harapannya, tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan pada sistem pelayanan pemerintah daerah.
Dengan kolaborasi lintas sektor yang solid dan visi pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan warga, AKU LULUS digadang-gadang bisa menjadi role model inovasi pelayanan administrasi kependudukan di daerah lain. Tanggamus kini tak hanya dikenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga dengan semangat inovasinya untuk melayani. (Frans/Mela Basyar)