Tanggamus Kemenag (Humas) -
Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, H. Mardanus,
S.Ag., M.M., bersama para pelaksana, melakukan pemindahan barang-barang dari
ruang Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) ke Gedung Pelayanan Haji dan
Umrah Terpadu (PLHUT). Pemindahan ini merupakan langkah strategis dalam rangka
optimalisasi penggunaan ruang dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Proses pemindahan barang dilakukan dengan tertib dan terencana, meliputi perlengkapan administrasi serta peralatan kerja lainnya yang diperlukan untuk mendukung pelayanan di Gedung PLHUT. H. Mardanus mengungkapkan bahwa pemindahan ini adalah bagian dari upaya Kementerian Agama untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada jemaah haji dan umrah.
"Melalui pemindahan ini,
kami berharap dapat memanfaatkan ruang yang ada dengan lebih efektif. Gedung
PLHUT dirancang untuk memberikan kemudahan akses dan kenyamanan bagi masyarakat
yang ingin mendapatkan informasi terkait haji dan umrah," jelas H.
Mardanus. Ia juga menekankan pentingnya perbaikan layanan agar masyarakat
merasa puas dengan fasilitas yang disediakan.
Pemindahan barang ini diharapkan
dapat mempercepat proses administrasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan
haji dan umrah. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan dapat mengurangi
waktu tunggu dan meningkatkan efisiensi pelayanan bagi masyarakat yang
membutuhkan informasi dan pelayanan terkait haji dan umrah.
Kegiatan ini juga melibatkan
seluruh staf dan pelaksana yang bekerja di Seksi PHU untuk memastikan bahwa
semua barang dipindahkan dengan aman dan tepat. Setiap langkah dalam pemindahan
barang diawasi untuk menjaga agar tidak terjadi kerusakan pada peralatan yang
dipindahkan.
Dengan adanya Gedung Pelayanan Haji dan Umrah Terpadu, Kemenag Tanggamus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan dan memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal ibadah haji dan umrah. Pemindahan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pelayanan yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan jemaah. (Frans/Mela Basyar)