Way Kanan, Kemenag (Humas) -- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan menggelar kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 H di Aula Amal Bhakti Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Kamis (25/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema "Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri" dengan slogan "Menebar Maslahat, Menguatkan Umat" tersebut merupakan bagian dari implementasi program Asta Protas Kementerian Agama melalui gerakan Kemenag Berdampak.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Kasubbag TU, Para Kasi, Para Gara, Perwakilan Pengawas PAI, Perwakilan Pengawas Madrasah, Kepala KUA Blambangan Umpu serta seluruh Koordinator Zawa Se-Kabupaten Way Kanan dan diikuti oleh anak-anak yatim dan penyandang disabilitas penerima manfaat.
Dalam laporannya, Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Zawa) Kemenag Way Kanan, Roni Fadillah, menyampaikan bahwa tahun ini Kemenag Way Kanan menyalurkan sekitar 200 paket bantuan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas yang tersebar di seluruh kecamatan. Bantuan tersebut bersumber dari zakat dan infak ASN Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan yang dihimpun melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
"Setiap paket yang disalurkan merupakan amanah dari zakat dan infak para ASN Kementerian Agama. Kami berharap bantuan ini tidak hanya memberikan manfaat secara materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan semangat bagi anak-anak yatim serta penyandang disabilitas," ujar Roni Fadillah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Masir Ibrahim, mengatakan bahwa kegiatan Lebaran Yatim merupakan bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus wujud kehadiran Kementerian Agama di tengah masyarakat.
"Lebaran Yatim merupakan salah satu program Kemenag Berdampak yang secara langsung menyentuh masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian terhadap anak-anak yatim dan penyandang disabilitas," ujar Masir.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan para penerima manfaat, khususnya menjelang tahun ajaran baru. "Mudah-mudahan bantuan yang diberikan hari ini dapat membantu kebutuhan sekolah maupun kebutuhan lainnya. Nilainya mungkin tidak besar, tetapi kami berharap dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi anak-anak kita," katanya.
Masir juga mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk terus memperkuat budaya berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah demi kemaslahatan umat.
"Mari kita membuka hati untuk terus berbagi. Ke depan, kami berharap semakin banyak ASN Kemenag Way Kanan yang berpartisipasi melalui infak dan sedekah sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya. Apa yang kita berikan kepada sesama, khususnya anak yatim dan penyandang disabilitas, insya Allah menjadi amal kebaikan yang bernilai di sisi Allah SWT," tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Kemenag Way Kanan berharap semangat kepedulian dan kebersamaan terus tumbuh di lingkungan ASN maupun masyarakat, sehingga manfaat zakat dan infak dapat dirasakan lebih luas oleh mereka yang membutuhkan. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan penyerahan bantuan secara simbolis kepada anak yatim dan penyandang disabilitas. (Humas)