Way Kanan, MTsN 2 (Humas) – Setelah pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dana BOS, Kepala Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Masir
Ibrahim, memberikan pengarahan kepada seluruh peserta, termasuk guru
dan pegawai MTsN 2 Way Kanan.
Dalam arahannya, Masir Ibrahim menegaskan bahwa guru adalah garda terdepan
peningkatan kualitas pendidikan sehingga kedisiplinan dan profesionalisme harus
menjadi prioritas utama.
"Guru
adalah teladan bagi siswa. Disiplin dalam bekerja bukan hanya kewajiban, tetapi
juga bentuk tanggung jawab moral. Kita harus mampu menunjukkan kinerja yang
baik agar pendidikan di madrasah semakin berkualitas," tegas Masir
Ibrahim di hadapan seluruh peserta.
Masir Ibrahim juga mengajak guru untuk terus
berinovasi dalam metode pembelajaran. “Guru
harus peka terhadap perkembangan teknologi dan memanfaatkannya untuk mendukung
proses belajar mengajar agar lebih menarik dan efektif,” tambahnya.
Kepala MTsN 2 Way Kanan, Irawan, menyambut baik arahan tersebut. “Kami siap menindaklanjuti pesan dari Kepala
Kemenag. Disiplin guru dan tenaga kependidikan akan kami perkuat agar seluruh
program madrasah dapat berjalan optimal,” ungkapnya.
Irawan menambahkan bahwa motivasi dari Kemenag
sangat berarti bagi MTsN 2 Way Kanan. “Kami
akan terus meningkatkan kualitas pembelajaran, administrasi, dan layanan
pendidikan. Arahan ini menjadi energi baru bagi kami,” ujarnya.
Suasana pengarahan berjalan penuh semangat dan keakraban. Para guru serta pegawai MTsN 2 Way Kanan merasa mendapat dorongan moral untuk memperkuat komitmen dalam melaksanakan tugas serta memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi siswa.(DAW)
Editor : Fadilah
