Way Kanan, Kemenag (Humas) - - Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan inovasi di lingkungan madrasah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Way Kanan, Masir Ibrahim, melaksanakan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di MTsN 1 Way Kanan pada Senin, 4 November 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh guru dan staf.
Kepala MTsN 1 Way Kanan, M.
Nasihin Haq dalam laporannya
menyampaikan SDM yang ada di MTsN 1. Selain itu Nasihin menyampaikan adanya
peningkatan jumlah siswa yang signifikan. Pada tahun ajaran 2023-2024, tercatat
496 siswa, sedangkan untuk tahun ajaran 2024-2025, jumlahnya meningkat menjadi
535 siswa.
Untuk itu dalam kesempatan
ini "Kami sangat berharap mendapatkan arahan dan bimbingan dari
Kakankemenag agar dapat terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan
di MTsN 1," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama,
Masir Ibrahim menekankan pentingnya pemahaman regulasi dan tugas pokok serta
fungsi (tupoksi) masing-masing ASN dalam madrasah. Ia menegaskan bahwa kemajuan
suatu madrasah tidak bisa ditanggung oleh Kepala Madrasah saja, melainkan
merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen.
"Maju tidaknya madrasah harus melibatkan
semua pihak, dengan dilandasi komunikasi yang baik dan koordinasi yang
kuat," ucapnya.
Masir juga mengapresiasi
capaian yang telah diraih, mengingat ASN Kementerian Agama kini menjadi idaman
masyarakat. "Kita perlu bersyukur, karena ketika menjadi pegawai honorer,
gaji kita tidak seberapa. Namun, setelah menjadi ASN, gaji kita meningkat
pesat. Ini adalah perhatian pemerintah yang harus kita balas dengan kinerja
maksimal," tambahnya.
Kakankemenag juga menekankan
pentingnya disiplin di kalangan guru. "Seorang guru tidak boleh
sering meninggalkan jam pelajaran. Guru adalah figur publik dan teladan
bagi siswa. Kita harus menanamkan nilai-nilai budaya kerja yang baik, termasuk
keteladanan dalam mendidik anak-anak kita," ungkapnya.
Ia menyadari bahwa perubahan
pola pikir serta menjaga integritas dan profesionalisme adalah kunci untuk
mencapai keberkahan dalam bekerja.
"Ketika siswa gagal,
itu juga merupakan cerminan dari kinerja guru. Mari kita bersama-sama mengubah
pola pikir agar bisa mendidik anak dari tidak baik menjadi baik, dari tidak
bisa menjadi bisa," pungkasnya.
Pembinaan ini diharapkan
dapat mendorong semangat ASN di MTsN 1 Way Kanan untuk terus berinovasi dan
berkontribusi positif bagi dunia pendidikan, serta menciptakan lingkungan
belajar yang lebih baik bagi siswa. (Fit/Hand)