Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kemenag Way Kanan Tingkatkan Kualitas Pendidikan Melalui Pembinaan ASN di MTsN 1

Senin, 04 November 2024 Humas Way Kanan
Kemenag Way Kanan Tingkatkan Kualitas Pendidikan Melalui Pembinaan ASN di MTsN 1
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, Kemenag (Humas) - - Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan inovasi di lingkungan madrasah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Way Kanan, Masir Ibrahim, melaksanakan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di MTsN 1 Way Kanan pada Senin, 4 November 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh guru dan staf.


Kepala MTsN 1 Way Kanan, M. Nasihin Haq  dalam laporannya menyampaikan SDM yang ada di MTsN 1. Selain itu Nasihin menyampaikan adanya peningkatan jumlah siswa yang signifikan. Pada tahun ajaran 2023-2024, tercatat 496 siswa, sedangkan untuk tahun ajaran 2024-2025, jumlahnya meningkat menjadi 535 siswa.

Untuk itu dalam kesempatan ini "Kami sangat berharap mendapatkan arahan dan bimbingan dari Kakankemenag agar dapat terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan di MTsN 1," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Masir Ibrahim menekankan pentingnya pemahaman regulasi dan tugas pokok serta fungsi (tupoksi) masing-masing ASN dalam madrasah. Ia menegaskan bahwa kemajuan suatu madrasah tidak bisa ditanggung oleh Kepala Madrasah saja, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen.

 "Maju tidaknya madrasah harus melibatkan semua pihak, dengan dilandasi komunikasi yang baik dan koordinasi yang kuat," ucapnya.

Masir juga mengapresiasi capaian yang telah diraih, mengingat ASN Kementerian Agama kini menjadi idaman masyarakat. "Kita perlu bersyukur, karena ketika menjadi pegawai honorer, gaji kita tidak seberapa. Namun, setelah menjadi ASN, gaji kita meningkat pesat. Ini adalah perhatian pemerintah yang harus kita balas dengan kinerja maksimal," tambahnya.

Kakankemenag juga menekankan pentingnya disiplin di kalangan guru. "Seorang guru  tidak boleh  sering meninggalkan jam pelajaran. Guru adalah figur publik dan teladan bagi siswa. Kita harus menanamkan nilai-nilai budaya kerja yang baik, termasuk keteladanan dalam mendidik anak-anak kita," ungkapnya.

Ia menyadari bahwa perubahan pola pikir serta menjaga integritas dan profesionalisme adalah kunci untuk mencapai keberkahan dalam bekerja.

"Ketika siswa gagal, itu juga merupakan cerminan dari kinerja guru. Mari kita bersama-sama mengubah pola pikir agar bisa mendidik anak dari tidak baik menjadi baik, dari tidak bisa menjadi bisa," pungkasnya.

Pembinaan ini diharapkan dapat mendorong semangat ASN di MTsN 1 Way Kanan untuk terus berinovasi dan berkontribusi positif bagi dunia pendidikan, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi siswa. (Fit/Hand)