Search

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik : Humas Harus Miliki Tiga Pilar Utama

kepala-biro-humas-dan-komunikasi-publik-humas-harus-miliki-tiga-pilar-utama
Fotografer: Humas Kanwil

Depok, Kanwil Kemenag Lampung (Humas) --- Humas sebagai ujung tombak komunikasi memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, harus memiliki tiga pilar utama dalam menjalankan tugasnya yaitu kemampuan (Skill), pengetahuan (Kowledge), dan sikap atau perilaku (Attitude) baik.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Komunikasi Publik Kementerian Agama Republik Indonesia Akhmad Fauzi saat membuka kegiatan Pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) Kehumasan, Selasa (3/12) di The Margon Depok.

“Seorang Humas merupakan orang-orang terpilih. Kita tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi wajah institusi sehingga pekerjaannya 24 jam. Oleh karena itu, Humas harus memiliki kemampuan teknis, pengetahuan yang mendalam, serta sikap atau attitude yang mencerminkan nilai-nilai positif,” ujarnya.

Akhmad Fauzi menegaskan Ketiga pilar ini merupakan kunci keberhasilan dan harus berjalan seimbang. "Tanpa kemampuan yang memadai, pengetahuan yang cukup, dan attitude yang baik, seorang Humas tidak akan mampu menjalankan tugasnya dengan optimal,” jelasnya.

Pertama, Kemampuan (Skill). Menurutnya, Humas harus memiliki keterampilan teknis yang memadai, seperti kemampuan menulis berita, mengelola media sosial, berbicara di depan publik, membuat konten kreatif, dan memahami teknologi komunikasi modern. "Kemampuan ini harus dilatih dikarenakan ini menjadi modal utama untuk menyampaikan pesan yang efektif kepada masyarakat dan kemampuan ini harus dilatih," ujar Fauzi.



"Kedua, Pengetahuan (Knowledge). Selain kemampuan teknis, Humas juga perlu memahami secara mendalam isu-isu yang berkaitan dengan tugas dan fungsi lembaga. Pengetahuan ini mencakup regulasi, kebijakan pemerintah, dan pemahaman konteks sosial-budaya yang relevan sehingga kemampuan humas harus di atas rata-rata dan jangan sampai pengetahuannya di bawah rata-rata. Pengetahuan yang luas akan membantu Humas memberikan informasi yang benar dan bermanfaat," ujarnya.

Dikatakan Akhmad Fauzi, pilar yang terakhir adalah Attitude (Sikap) dimana menjadi landasan utama dalam menjalankan peran Humas. "Sikap positif, seperti sopan santun, empati, integritas, dan kemampuan beradaptasi, sangat diperlukan untuk membangun hubungan yang baik dengan berbagai pihak, termasuk media, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya," tuturnya.

"Peran keluarga yang dibangun sejak dini sangat penting dalam membentuk attitude seorang humas. Peran ibu sangat dominan dalam membentuk karakter tersebut," ungkapnya.

Ia juga mendorong para peserta pembinaan untuk terus belajar dan mengembangkan diri. “Pelatihan seperti ini merupakan kesempatan yang baik untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi Humas. Jangan pernah berhenti belajar, karena tantangan di dunia komunikasi terus berkembang,” pesannya.

Di akhir acara, Akhmad Fauzi berharap kegiatan pembinaan ini dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kehumasan. “Dengan penguasaan tiga pilar utama baik skill, knowledge, dan attitude, Saya optimis Humas Kementerian Agama akan semakin profesional dan mampu menjadi agen perubahan yang positif di masyarakat,” tutupnya.


Sementara itu, Kepala Bagian Strategi Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan Biro Humas dan Komunikasi Publik Moh. Khoeron dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan Pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) Kehumasan akan diselenggarakan selama tiga hari yang dimulai dari tanggal 3 hingga 5 Desember 2024.

"Kegiatan ini diikuti 90 peserta yang berasal dari JFT Pranata Humas dan Pelaksana yang membidangi kehumasan pada satuan kerja yang ada di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia," terangnya.

"Kegiatan ini akan diberikan kompetensi pada lima bidang yaitu Menulis Berita, Fotografi, Video HP, Desain Grafis, dan Pengelolaan Medsos," lanjutnya.

Ia menuturkan saat ini Biro Humas dan Komunikasi Publik sedang melakukan pemetaan jabatan fungsional pranata humas dan masih menunggu persetujuan dari Menpan RB. "Jumlahnya naik signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Dari 773 menjadi 2.957 alokasi formasi JFT Pranata Humas, baik tingkat ahli pertama, ahli muda, maupun madya," bebernya.(Anggithya/Rizki)



Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil