Lampung Utara (Humas). Kepala
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara Membuka secara resmi Kegiatan
Bimbingan Teknis (BIMTEK) Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di MA Plus Wali
Songo. Kegiatan ini di laksanakan dan di ikuti oleh 3 Madrasah Aliyah yakni,
MAS Plus Wali Songo,MAS Miftahul Huda, dan MAS Nurul Huda Jagang.
Kegiatan ini di hadiri oleh Ketua Yayasan Wali Songo, pengawas Madraasah sekaligus selaku pemateri dan tiga Kepala Madrasah. Kegiatan IKM ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara Totong Sunardi,
Mengawali Kegiatan, Kepala Madrasah Wali Songo Imam menyampaikan laporannya bahwa kegiatan hari ini di ikuti oleh 55 peserta yang terdiri dari 33 peserta dewan guru berasal dari MAS Wali Songo, !$ dewan Guru Berasal dari MAS Miftahul Huda dan 9 guru berasal Dari MAS Jagang. Untuk itu kepada pemateri dapat memberikan materi, sehingga Kurikulum Merdeka dapat di pahami dengan baik.
Ketua Yayasan MAS Plus Wali Songo, Abu menyampaikan Ucapan Terima Kasih kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara atas kesediaan waktu bisa hadir untuk membuka kegiatan bimbningan Tekhnis Implementasi Kurikulum Merdeka di Aula MAS Wali Songo. Abu juga berharap bahwa para dewan Guru yang mengikuti ini dapat menyerap dan menerapkan hasil dari mengikuti kegiatan ini.
Sementara Kepala Kemenag Totong Sunardi dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebuah proses pendidikan akan baik dan benar manakala bahan acuan atau pedoman sebagai pendidk adalah benar, sebagai contoh kita selaku muslim pegangan hidup adalah Alquran dan Hadist. seorang guru, adalah ujung tombak maju atau tidaknya Madrasah. Dalam kesempatan ini saya mengucapkan terimakasih juga kepada para pengawas madrasah yang telah menginspirasi kegiatan yang sangat penting ini, bahwasanya kegiatan kita ini adalah implementasi kurikulum merdeka, kenapa kurikulum ini penting, karena kurikulum merupakan tonggaknya dalam melaksanakan pendidikan atau acuan dalam mengajar, karena tanpa adanya kurikulum nanti cara mengajar tak terarah sehingga terjadi mal praktek mengajar.Oleh sebab itu pada hari ini kita bersosialisasi tentang Implementasi Kurikulum Merdeka. Kurikulum – kurikulum sebelumnya juga bagus pada masanya, dan untuk saat ini pemerintah melalui kemenmterian agama dan kementerian Pendidikan Ristek telah memberikan kurikulum yang baru yakni kurikulum merdeka,yang nanti di wajibkan untuk melaksanakan kurikulum merdeka adalah ajaran baru, 2024 / 2025. Oleh Karena itu bapak / Ibu guru mengikuti IKM ini adalah hal yang tepat, karena tidak lama lagi Tahun Ajaran Baru. Dalam Kurikulum Merdeka ini ada dua yang akan di pelajari, pertama modul ajar dan yang kedua adalah modul Proyek. Modul proyek ada yang di sebut P5 dan P2 RA. Modul proyek yang akan kita pelajari ini sejalan dengan program stragis Kementerian Agama yaitui Moderasi Beragama. Dengan mengucap Bismillah Bimtek IKM ini resmi say buka. Tutyu Totong (ad)