Bandar Lampung, Kemenag (Humas) — Pondok Pesantren Nashihuddin di Kelurahan Sumberejo Sejahtera, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, menggelar Haflah Akhirussanah pada Sabtu (14/6/2025) pukul 13.00 WIB. Acara ini dihadiri ratusan wali santri, tokoh masyarakat, perwakilan Nahdlatul Ulama beserta badan otonomnya, serta tamu undangan, termasuk Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Makmur, dan Sekretaris PWNU Lampung, Haidir Ibrahim.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, shalawat Nabi, serta
muhafadzoh Baith Alfiah Ibn Malik oleh para santri yang memukau hadirin. Dalam
sambutannya, Makmur, menyampaikan apresiasi atas peran
Nashihuddin dalam membentuk generasi muda berakhlak dan berilmu. Ia menyebut
pesantren sebagai benteng penting dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan
kebangsaan di tengah tantangan zaman.
Ketua Panitia, Ustadz Wasimin, turut menyampaikan rasa syukur atas semangat
dan ketekunan para santri yang terus belajar sejak subuh hingga malam tanpa
lelah. Dedikasi itu menjadi kekuatan utama dalam membangun pribadi yang
tangguh.
Pengasuh Pondok, Kyai Shohibul Muttaqin, menyoroti capaian santri, khususnya dalam khataman Alfiah Ibn Malik. Tahun ini, 95 santri berhasil meraih rata-rata nilai 90,9%. Ia menegaskan bahwa tradisi pesantren yang dulu membina anak raja dan bangsawan, kini tetap hidup di Nashihuddin, di mana santri dari berbagai latar belakang belajar bersama tanpa sekat.
Selain itu, Kyai Shohibul Muttaqin menjelaskan, dengan biaya terjangkau,
pesantren menyediakan fasilitas lengkap, mulai dari makan tiga kali sehari
hingga asrama 24 jam. Menurutnya, sistem pendidikan terpadu yang menekankan
akhlak, keilmuan, dan kebersamaan ini lebih efektif membentuk pribadi unggul
dibanding sekolah umum.
Haflah Akhirussanah 2025 menjadi momentum bagi Nashihuddin untuk terus
berkomitmen mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap
berkontribusi bagi umat dan bangsa. (Mushollin)