Bandar Lampung, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, H. Makmur, bertindak sebagai penguji rancangan aktualisasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dalam kegiatan Latihan Dasar (Latsar) Tahun 2025 yang digelar di Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung, pada Selasa (9/9/2025). Pengujian ini merupakan tahapan penting yang wajib dilalui CPNS sebelum ditetapkan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) penuh.
Dalam kesempatan tersebut, H. Makmur menilai rancangan aktualisasi yang dipresentasikan para peserta berdasarkan aspek relevansi, kelayakan, serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, rancangan aktualisasi berperan strategis sebagai tolok ukur penerapan nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN), meliputi akuntabilitas, etika publik, komitmen mutu, serta orientasi pelayanan.
“Pengujian ini menjadi sarana untuk menilai sejauh mana CPNS mampu menghadirkan solusi yang mendukung peningkatan pelayanan publik di lingkungan kerja masing-masing,” ujar H. Makmur. Ia menegaskan, Kementerian Agama Kota Bandar Lampung berkomitmen melahirkan ASN yang kompeten, berintegritas, dan berdedikasi tinggi.
Latihan Dasar (Latsar) CPNS Kementerian Agama Gelombang I Tahun 2025 diselenggarakan oleh Loka Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Bandar Lampung. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, sejak Minggu hingga Rabu, dengan melibatkan 120 peserta yang terbagi dalam tiga angkatan, masing-masing berjumlah 40 orang.
Ketua Pelaksana Angkatan 3 Gelombang I, Irwansyah, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Latsar mencakup materi wawasan kebangsaan, latihan peraturan baris-berbaris, serta tata cara upacara bendera yang dipandu oleh personel Koramil Kedaton, yakni Kapten Iwan, Kapten Mansyah, dan Kapten Ahmad Rivai. Selain itu, pelaksanaan ujian akhir dan laporan aktualisasi juga melibatkan penguji dari Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang, BDK Padang, Kemenag Provinsi Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta para kepala madrasah.
“Latsar ini bertujuan membentuk ASN yang berintegritas dan profesional. Harapan kami, hasil kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi peserta maupun bagi institusi tempat mereka mengabdi,” ungkap Irwansyah. (Mushollin)