Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kepala Kemenag Kota Bandar Lampung Tinjau Pelaksanaan OMI 2025 di MAN 1

Rabu, 10 September 2025 Humas Bandar Lampung
Kepala Kemenag Kota Bandar Lampung Tinjau Pelaksanaan OMI 2025 di MAN 1
Humas Bandar Lampung
Humas Bandar Lampung

Bandar Lampung, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, H. Makmur, didampingi Kasi Pendidikan Madrasah, H. Said Karimin, bersama tim staf, meninjau pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2025 di Laboratorium Komputer MAN 1 Bandar Lampung, Rabu (10/9/2025).

Tahun ini, OMI diikuti sebanyak 376 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, terdiri atas 147 siswa SD/MI, 105 siswa SMP/MTs, dan 124 siswa SMA/MA.

Dalam kesempatan tersebut, H. Makmur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya OMI yang dinilainya sebagai ajang penting dalam mengasah potensi akademik sekaligus membentuk karakter pelajar madrasah. Ia menegaskan, kompetisi tidak hanya menjadi sarana meraih prestasi, tetapi juga wahana menumbuhkan nilai kejujuran, sportivitas, integritas, dan semangat berkompetisi yang sehat.

“OMI menjadi ruang lahirnya generasi madrasah yang cerdas, berakhlak, serta mampu berkontribusi positif bagi bangsa,” ungkap Makmur.

OMI Tingkat Kota Bandar Lampung 2025 diselenggarakan berdasarkan Petunjuk Teknis yang ditetapkan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Keputusan Nomor 4657 Tahun 2025. Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045, dengan menyiapkan generasi yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing global.

Mengusung tema “Islam dan Teknologi Digital: Inovasi Sains untuk Generasi Indonesia Maju yang Berdaya Saing Global”, OMI 2025 diikuti oleh peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA. Cabang lomba terbagi dalam dua bidang, yaitu Sains (Matematika, IPA/IPS Terintegrasi, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi) serta Riset (Integrasi Keislaman dan Keilmuan/Ekoteologi, Sustainable Development Goals/SDGs, dan Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional).

Selain sebagai ajang kompetisi, OMI 2025 juga menjadi sarana pembinaan talenta muda madrasah dalam mengembangkan bakat, minat, dan keterampilan di bidang sains serta penelitian. Kemenag berharap melalui kegiatan ini lahir generasi madrasah yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, berwawasan kebangsaan, serta memiliki semangat kolaborasi dan inovasi untuk mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. (Mushollin/Ali)

Editor : Fadilah