Lampung Tengah, Kemenag (Humas)- Komitmen madrasah dalam membangun generasi unggul yang berakar pada nilai-nilai keislaman kembali ditunjukkan melalui penyelenggaraan Pelepasan Siswa Kelas IX dan Wisuda Tahfidz Juz 30 Angkatan I MTs Ma’arif 06 Seputih Raman, Sabtu (13/6/2026). Momentum tersebut menjadi penanda penting keberhasilan lembaga pendidikan dalam mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pembinaan karakter berbasis Al-Qur’an.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MTs Ma’arif 06 Seputih Raman itu dihadiri langsung Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I., bersama Camat Seputih Raman, unsur Uspika Kecamatan Seputih Raman, Kepala KUA setempat, pengurus MWC NU, dewan guru, serta para wali murid yang turut menyaksikan jalannya prosesi.
Pada kesempatan tersebut, sebanyak 39 siswa kelas IX secara resmi dilepas setelah menyelesaikan masa pendidikan tingkat madrasah tsanawiyah. Bersamaan dengan itu, 9 siswa terbaik juga mengikuti Wisuda Tahfidz Juz 30 angkatan pertama, sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka dalam menghafal Al-Qur’an melalui program unggulan yang dikembangkan pihak madrasah.
Dalam sambutannya, H. Maryan Hasan memberikan apresiasi atas langkah MTs Ma’arif 06 Seputih Raman yang dinilai berhasil menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga menempatkan pembinaan spiritual sebagai fondasi utama pembentukan karakter peserta didik.
Menurutnya, program tahfidz merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi masa depan yang memiliki kecerdasan intelektual sekaligus kekuatan moral dan spiritual yang kokoh di tengah perkembangan zaman.
"Melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an adalah bagian dari ikhtiar besar membangun masa depan umat. Hafalan yang dimiliki jangan berhenti pada momentum wisuda, tetapi harus terus dijaga, diperdalam, dan diwujudkan dalam perilaku sehari-hari agar melahirkan generasi yang benar-benar dekat dengan Al-Qur’an," tegas Maryan Hasan.
Rangkaian kegiatan berlangsung semarak melalui berbagai penampilan siswa yang menampilkan kreativitas, kemampuan seni, serta ekspresi pembelajaran yang selama ini dikembangkan di lingkungan madrasah. Prosesi wisuda tahfidz dan pelepasan siswa berlangsung penuh kebanggaan, disaksikan orang tua yang hadir memberikan dukungan bagi putra-putri mereka.
Pihak madrasah menyampaikan bahwa penyelenggaraan wisuda tahfidz perdana tersebut menjadi tonggak awal dalam memperkuat identitas madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya fokus pada pembelajaran formal, tetapi juga serius menyiapkan peserta didik yang memiliki kedekatan kuat dengan nilai-nilai Al-Qur’an.
Melalui capaian tersebut, MTs Ma’arif 06 Seputih Raman diharapkan terus berkembang menjadi pusat pendidikan yang mampu melahirkan generasi berprestasi, berakhlak, dan memiliki daya saing, sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat pendidikan keagamaan yang berkualitas dan berdampak nyata bagi masa depan bangsa.
Humas Lampung Tengah