Lampung Utara, Kemenag (Humas) -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara, Aprizandi, menghadiri Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Pemerintah Daerah Lampung Utara, Senin (4/5/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis, Wakil Bupati Romli, jajaran Forkopimda, tenaga pendidik, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat. Bertindak sebagai pembina upacara, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis menyampaikan amanat yang mengacu pada Naskah Pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dalam rangka Hardiknas 2 Mei 2026.
Dalam amanatnya, Bupati menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata.
"Dalam 18 bulan terakhir, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah meletakkan fondasi pendidikan bermutu untuk semua melalui integrasi empat pusat pendidikan yaitu, sekolah, keluarga, masyarakat, dan media. Namun, upaya ini tidak akan berhasil tanpa dukungan penuh dari masyarakat, dunia usaha, serta berbagai lembaga yang berkomitmen memajukan pendidikan", ujar Hamartoni saat membacakan amanat.
Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan berbagai kebijakan pendidikan sangat ditentukan oleh tiga hal utama.
"Peningkatan mutu pendidikan tidak akan berjalan optimal tanpa tiga M, yaitu mindset atau pola pikir yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus. Tanpa ketiganya, program yang ada hanya akan menjadi formalitas belaka", tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Lampung Utara, Aprizandi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan upacara yang berlangsung tertib dan penuh makna. Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama siap mendukung penuh kebijakan pendidikan nasional, khususnya dalam penguatan pendidikan berbasis nilai keagamaan.
"Momentum Hardiknas ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Kemenag Lampung Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan madrasah dan pendidikan keagamaan yang selaras dengan semangat pendidikan bermutu untuk semua", ujar Aprizandi.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan umum dan keagamaan menjadi kunci dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang kuat.
Dengan semangat Hardiknas 2026, diharapkan seluruh elemen masyarakat di Lampung Utara dapat terus bersinergi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berdaya saing. (Dewi/Lisa)
