Lampung Timur, Kemenag (Humas) -- Kepala Kantor Kementerian Agama Lamtim, Indrajaya menghadiri Pembukaan Kegiatan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi Lampung di MAN 1 Bandar Lampung, Selasa (30/07/2024).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik, Ganjar Jationo mewakili PJ Gubernur Prov. Lampung, DPD RI, Bustami Zainudin, Idrus Ruslan mewakili Rektor UIN Raden Intan Lampung, Rektor IAIN Metro, Siti Nurjanah, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Puji Raharjo, Kacabdin Wilayah II, Sunardi, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Para Kepala Bidang/Pembimas di lingkungan Kanwil Kemenag Lampung, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se Lampung, Kepala Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung, Para Ketua Tim di Bidang Pendidikan Madrasah dan Kepala Seksi Penmad/Pendis Kab./Kota se Lampung, dan Para Kepala MI, MTs dan MA baik yang negeri maupun yang swasta se-Lampung.
Ganjar membacakan sambutan Gubernur menyampaikan KSM adalah sebuah ajang yang sangat penting untuk menunjukan kompetensi dan kemampuan di bidang sains ke kalangan pelajar madrasah. Hari ini kita menyaksikan duta terbaik Provinsi Lampung dalam bidang pendidikan yang telah membuktikan keunggulannya pada kegiatan KSM tingkat Kabupaten/Kota beberapa waktu lalu.
"Saya berharap acara KSM ini berjalan dengan lancar dan sukses, serta memberikan pengalaman yang berharga bagi semua peserta dan pihak terkait. Semoga kita semua dapat terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung dan meraih prestasi yang membanggakan di tingkat nasional," ucap Ganjar mewakili Gubernur.
Dalam arahannya Puji menyampaikan KSM merupakan salah satu bentuk upaya yang dilakukan oleh Kementerian Agama dalam mengembangkan potensi intelektual siswa madrasah Indonesia. Melalui kompetisi ini diharapkan pada peserta dapat menunjukan kemampuan dan kreatifitas dalam bidang sains serta menginspirasi rekan rekan mereka untuk mengembangkan minat dan bakat dalam ilmu pengetahuan.
Puji menambahkan, kegiatan ini bukan sekedar ajang perlombaan, melainkan sebuah upaya kolaboratif untuk mengembangkan potensi para siswa madrasah dalam bidang sains dan teknologi. Melalui kompetisi ini, para siswa dapat mengasah kemampuan mereka dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, yang menjadi pondasi penting dalam menghadapi era globalisasi dan kemajuan zaman.
"Melalui Kompetisi Sains Madrasah ini, kami berharap peserta dapat mengembangkan keterampilan berpikir analitis, kritis dan kreatif. Kami berharap peserta dapat mengaplikasikan nilai-nilai keislaman dalam konteks ilmu pengetahuan dan mengintegrasikannya dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, para peserta dapat menjadi agen perubahan yang menginspirasi masyarakat sekitar dan menyumbangkan kontribusi positif bagi bangsa dan negara," ungkapnya. (PJ)
Editor: Aditya Catur
