Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kepala Kemenag Pesawaran Berikan Pembinaan KUA, Tekankan Syukur ASN dan Adaptasi Digital

Kamis, 22 Januari 2026 Humas Pesawaran
Kepala Kemenag Pesawaran Berikan Pembinaan KUA, Tekankan Syukur ASN dan Adaptasi Digital
Humas Pesawaran
Humas Pesawaran

Pesawaran (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Farid Wajedi, didampingi Kasi Bimas Islam memberikan pembinaan dan supervisi kepada jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kedondong, Way Lima, dan Way Khilau pada Kamis (22/01/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya penguatan kinerja aparatur serta peningkatan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Pembinaan tersebut dihadiri oleh Kepala KUA Kedondong, Kepala KUA Way Lima, dan Kepala KUA Way Khilau. Kegiatan juga diikuti oleh para penghulu serta operator Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) dari masing-masing KUA.

Dalam arahannya, Farid Wajedi menekankan pentingnya menanamkan rasa syukur atas amanah yang telah diberikan negara dengan pengangkatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, rasa syukur tersebut harus diwujudkan melalui kinerja yang profesional, disiplin, dan berintegritas.

“Menjadi ASN Kementerian Agama adalah amanah besar. Rasa syukur harus tercermin dalam etos kerja, tanggung jawab, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Farid Wajedi.

Farid juga menegaskan bahwa KUA merupakan ujung tombak pelayanan Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh jajaran KUA diminta untuk terus mengoptimalkan pelayanan agar semakin cepat, tepat, dan sesuai dengan kebutuhan umat.

Seiring dengan perkembangan zaman, Kepala Kemenag Pesawaran juga mendorong seluruh ASN KUA untuk terus meng-upgrade diri, khususnya dalam menghadapi sistem kerja dan pelayanan yang semakin berbasis digital. Penguasaan teknologi, menurutnya, menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan.

“Pelayanan saat ini sudah banyak yang berbasis digital, termasuk melalui SIMKAH. Maka seluruh pegawai harus siap belajar dan beradaptasi agar pelayanan berjalan optimal,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Farid Wajedi juga mengingatkan pentingnya bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Pelaksanaan tupoksi secara profesional dan terukur dinilai akan menciptakan sinergi kerja yang baik di lingkungan KUA.

Melalui kegiatan pembinaan dan supervisi ini, diharapkan jajaran KUA Kecamatan Kedondong, Way Lima, dan Way Khilau semakin solid, profesional, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat Kabupaten Pesawaran secara berkelanjutan. (Tim Humas)