Pesawaran (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Farid Wajedi, menghadiri kegiatan coffee morning bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran yang membahas persiapan pembentukan Mal Pelayanan Publik (MPP), Rabu (28/1/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Teluk Ratai, Setdakab Pesawaran.
Coffee morning tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pesawaran, Nanda Indira, dan dihadiri Wakil Bupati Pesawaran, unsur Forkopimda Kabupaten Pesawaran, serta kepala instansi vertikal dan perangkat daerah, di antaranya Kepala BPN dan Kepala BPS Kabupaten Pesawaran.
Dalam rapat dibahas strategi menghadirkan layanan publik yang mudah diakses masyarakat, mengingat Kabupaten Pesawaran saat ini belum memiliki Mal Pelayanan Publik. Sebagai langkah awal, Pemerintah Daerah merencanakan penyelenggaraan festival atau bazar pelayanan publik dengan konsep pelayanan langsung yang melibatkan seluruh instansi yang ada di Kabupaten Pesawaran.
Adapun sasaran lokasi kegiatan direncanakan di Kecamatan Tegineneng dan Kecamatan Padang Cermin, dengan estimasi pelaksanaan sekitar bulan Mei 2026. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh berbagai layanan administrasi dan pelayanan publik secara terpadu dalam satu lokasi.
Pada kesempatan tersebut, Farid menyatakan kesiapan jajarannya untuk berpartisipasi aktif dalam festival pelayanan publik tersebut. Kementerian Agama, kata Farid, akan menghadirkan sejumlah layanan strategis yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.
“Kementerian Agama siap mendukung penuh kegiatan festival pelayanan publik sebagai solusi sementara sebelum terwujudnya Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Pesawaran. Kami akan menghadirkan layanan keagamaan dan administrasi yang selama ini banyak dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Adapun layanan Kementerian Agama yang direncanakan hadir antara lain layanan pencatatan nikah dan rujuk, layanan wakaf dan zakat, konsultasi produk halal, serta layanan pendidikan madrasah dan keagamaan. Selain itu, Kemenag juga akan membuka layanan konsultasi keagamaan dan moderasi beragama bagi masyarakat.
Farid menambahkan, kehadiran layanan Kemenag dalam festival tersebut merupakan bentuk komitmen untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah kecamatan yang jauh dari pusat pemerintahan.
“Melalui layanan ini, kami berharap masyarakat semakin mudah mengakses layanan Kementerian Agama tanpa harus datang ke kantor. Ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, mudah, dan transparan,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Pesawaran berharap, pelaksanaan festival pelayanan publik ini dapat menjadi langkah awal penguatan sinergi antarinstansi sekaligus memberikan gambaran kesiapan daerah menuju pembentukan Mal Pelayanan Publik di masa mendatang.
Sumber : Tim Humas Pesawaran
Penulis : Sinta Kustiani
