Search

Kepala KUA Bumi Agung Tekankan Pentingnya Peran Suami Istri dalam Khutbah Nikah

kepala-kua-bumi-agung-tekankan-pentingnya-peran-suami-istri-dalam-khutbah-nikah
Fotografer: Humas Kanwil

Way Kanan, KUA Bumi Agung (Humas) - - Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bumi Agung, Wastam, memimpin langsung prosesi akad nikah pasangan Prasetio Nada Pamungkas dan Widia Nur Afni yang berlangsung khidmat di Kampung Pisang Indah, Kamis (11/9/2025). Selain bertindak sebagai penghulu, Wastam juga menyampaikan khutbah nikah dengan pesan mendalam mengenai peran dan tanggung jawab suami istri dalam membentuk keluarga yang harmonis.

Dalam khutbahnya, Wastam menegaskan bahwa pernikahan mengubah status dua insan menjadi satu ikatan yang diikat oleh tanggung jawab. “Sejak ijab kabul diucapkan, yang laki-laki menjadi suami dan yang perempuan menjadi istri. Suami adalah kepala keluarga, sementara istri adalah pengatur urusan rumah tangga,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tugas suami mencakup memberi nafkah yang halal, melindungi istri, serta memberikan pendidikan agama. Sedangkan istri dituntut untuk setia, patuh kepada suami, serta menjaga dan mengatur rumah tangga dengan baik. Wastam menekankan bahwa jika keduanya menjalankan peran masing-masing dengan ikhlas, saling menghargai, dan saling memaafkan, maka rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah bukan sekadar impian.

“Taati Allah dalam rumah tangga, jaga silaturahmi dengan orang tua, dan biasakan musyawarah dalam setiap keputusan keluarga,” tambahnya dalam khutbah yang disampaikan dengan tenang namun tegas. Ia juga menegaskan komitmen KUA Bumi Agung dalam memastikan pernikahan berlangsung sesuai syariat Islam dan tercatat secara hukum negara.

Menurutnya, KUA tidak hanya bertugas menikahkan, tetapi juga memastikan pencatatan pernikahan berjalan tertib demi melindungi hak-hak pasangan secara hukum. “Pernikahan ini sah secara agama dan tercatat secara negara. Itu yang akan menjadi dasar kuat bagi masa depan keluarga,” katanya.

Prosesi akad berlangsung lancar dan penuh haru, dihadiri oleh keluarga besar kedua mempelai dan masyarakat sekitar. Suasana semakin sakral saat ijab kabul dipandu langsung oleh penghulu dan dinyatakan sah oleh para saksi. Dengan restu keluarga dan pencatatan resmi dari KUA, pasangan Prasetio dan Widia kini resmi memulai kehidupan rumah tangga mereka.

Wastam menutup khutbahnya dengan doa agar keluarga baru ini diberkahi Allah SWT. “Semoga menjadi keluarga barokah, tumbuh dalam cinta kasih, dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Aliyudin/Afril)

Editor : Fadilah


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil