Search

Kepala KUA Gunung Labuhan Ardores Pandu Langsung Akad Nikah Duda-Janda Di KUA

kepala-kua-gunung-labuhan-ardores-pandu-langsung-akad-nikah-duda-janda-di-kua
Fotografer: Yanto

Way Kanan, KUA Gunung Labuhan(Humas) - - Kantor Urusan Agama (KUA) Gunung Labuhan menjadi saksi pernikahan yang penuh haru. Senin, 4 Mei 2026.

Kepala KUA Gunung Labuhan, Ardores, memandu langsung prosesi akad nikah pasangan duda dan janda asal Kampung Tiuh Balak II, masing-masing Hasim (62 tahun) dan Sri Yeni (51 tahun).

Akad nikah digelar di ruang akad nikah KUA Gunung Labuhan dengan suasana khidmat. Kedua mempelai tampak sederhana namun penuh kebahagiaan. Hasim mengenakan kemeja putih dan peci hitam, sementara Sri Yeni tampil anggun dengan busana muslim berwarna putih.

Proses ijab kabul berlangsung lancar. Hasim mengucapkan kalimat ijab dalam satu tarikan napas di hadapan Kepala KUA Ardores, dua orang saksi, serta keluarga kedua belah pihak. Salah satu saksi yang turut menandatangani dokumen pernikahan adalah Kepala Kampung Tiuh Balak II, Awaluddin.

"Alhamdulillah, hari ini kami kembali melangsungkan akad nikah di KUA. Semoga Bapak Hasim dan Ibu Sri Yeni diberikan ketenteraman, kasih sayang, dan keberkahan dalam membina rumah tangga," ujar Ardores usai memandu jalannya akad.

Kepala Kampung Awaluddin yang hadir sebagai saksi menyatakan dukungan penuh kepada warganya. "Pak Hasim dan Bu Yeni sama-sama sudah berumur, anak-anak mereka dari pernikahan sebelumnya juga merestui. Saya bangga menjadi saksi pernikahan yang sah secara agama dan negara ini," ungkap Awaluddin.

Mahar yang diserahkan berupa uang tunai sebesar Rp 500.000. Usai akad, kedua mempelai tampak tak bisa menahan haru. Hasim mengaku bersyukur akhirnya resmi menyandang status suami-istri setelah masa dudanya yang panjang.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Ardores dan seluruh petugas KUA yang telah memfasilitasi kami dengan baik. Terima kasih juga kepada Pak Kades yang berkenan menjadi saksi," tutur Hasim dengan suara lirih.

Sri Yeni pun mengungkapkan rasa syukurnya. "Semoga kami bisa saling menguatkan di sisa usia, menjadi pasangan yang sakinah, mawaddah, warahmah," ucapnya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah sederhana di lingkungan KUA. Pernikahan ini menjadi catatan tersendiri bagi KUA Gunung Labuhan sebagai bagian dari pelayanan pernikahan bagi warga lanjut usia di wilayah tersebut. (Yanto/Asep)


Editor: Anggithya
Copyright : Datin Kanwil