Way Kanan, Kemenag (Humas) - - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan menggelar apel pagi sebagai bagian dari pembinaan disiplin, penanaman nilai kerja, serta mempererat kebersamaan antarpegawai. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman kantor pada Senin (11/08/2025) ini diikuti oleh seluruh pejabat dan staf, dengan Kepala KUA Kecamatan Negeri Agung, Edison, bertindak sebagai pembina apel.
Dalam amanatnya, Edison mengajak seluruh peserta apel untuk senantiasa mensyukuri nikmat Allah SWT, terutama nikmat kemerdekaan. Ia mengingatkan bahwa bulan Agustus merupakan momen istimewa karena bangsa Indonesia akan segera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-80.
"Mari kita bersama-sama membudayakan sikap menghormati dan mensyukuri nikmat kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan. Salah satu wujudnya adalah dengan memasang bendera merah putih dan umbul-umbul dan hiasan kemerdekaan di lingkungan kita, sebagai tanda penghormatan dan semangat nasionalisme," ujarnya.
Selain
mengajak untuk memaknai kemerdekaan, Edison juga mengingatkan seluruh ASN agar
waspada terhadap dampak negatif perkembangan teknologi di era digitalisasi. Ia
menyoroti maraknya praktik judi online yang dinilainya sangat merusak moral,
merugikan keluarga, dan berpotensi menghancurkan masa depan generasi muda.
"Perkembangan
teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif, jangan sampai kita
terjerumus dalam perilaku yang merugikan diri sendiri, keluarga, dan
masyarakat," tegasnya.
Menutup
amanatnya, Kepala KUA Kecamatan Negeri Agung mengajak seluruh ASN Kemenag Way
Kanan untuk terus menjaga kerukunan umat beragama, menjunjung nilai toleransi,
serta mengamalkan 5 Budaya Kerja Kementerian Agama.
“Mohon
agar seluruh ASN dapat menghafal, menguraikan, dan mengamalkan 5 Budaya Kerja
dalam setiap tugas dan pelayanan, sehingga nilai-nilai tersebut benar-benar
terimplementasi dalam kinerja sehari-hari,” pungkasnya.
Dengan adanya apel pagi ini, diharapkan semangat kebersamaan, kedisiplinan, serta komitmen pelayanan ASN Kemenag Way Kanan semakin meningkat, seiring dengan upaya mewujudkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berintegritas. (Humas)
Editor : Fadilah